Merayakan Ketaatan Yang Mendatangkan Berkat

Merayakan Ketaatan Yang Mendatangkan Berkat

Puji Astuti Official Writer
      986

Ulangan 28:1-6

"Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi. Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu:

Diberkatilah engkau di kota dan diberkatilah engkau di ladang.

Diberkatilah buah kandunganmu, hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan kandungan kambing dombamu.

Diberkatilah bakulmu dan tempat adonanmu.

Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau pada waktu keluar."

Bacaan Alkitab Setahun  Amsal 20; Efesus 3; Pengkhotbah 6-7

Menyambut seekor anak anjing ke rumah saya membawa daftar persyaratan untuk mendukung transisinya. Daftar pertamanya adalah: sekolah kepatuhan. Anjing jenis golden retriever awalnya sih kecil dan begitu besar bisa memakai sadel. Perencanaan yang tepat memastikan kamu  tidak diseret saat memegang tali pengikat mereka. Mengejar anjing sebesar kuda poni bukan ide menyenangkan bagiku. Sangat naif, saya mendaftarkan Samson ke kursus kepatuhan untuk anjing.

Bagi Samson, hidup adalah pesta secara terus menerus dengan sekolah kepatuhan sebagai tempat sosialisasi. Anak anjing berbaris sesuai perintah menyerupai deretan sphinx sampai tiba di anak anjing milikku. Binatang berbulu itu melompat dengan empat kaki dan ekor bergoyang-goyang mendapati saya dengan pipi merah.

Saya telah belajar sesuatu tentang Tuhan; Dia menggunakan setiap situasi untuk mengajar. Termasuk situasi ini.

Tuhan mulai mengusik saya tentang kepatuhan dengan penuh penyerahan dan menggunakan anak anjing saya untuk mengajari saya kebenaran yang mendalam. Saya fokus pada imbalan untuk kepatuhan daripada tugas untuk patuh itu sendiri. Saya mempelajari efek langsung kepatuhan dari sudut pandang anjing saya. Jika saya memberi perintah dan dia patuh, ada upah yang langsung ia terima. Makanan dan perhatian membuatnya berjingkrak, bukannya berjalan. Samson hidup untuk menyenangkan saya dan langsung melakukannya ketika melihat ada kesempatan untuk patuh tanpa mempertanyakan atau menuntut dengan daftar pertanyaan mengapa. Ketika menyadari bahwa Tuhan mengajar saya melalui anjing saya, pelajaran kepatuhan ini berakhir.

Saya segera menyadari bahwa bukan hukuman yang akan diterima ketika menaati Tuhan, tetapi lebih mengarah pada promosi. Dengan kedewasaan anjing saya, semuanya berubah. Aturan hukum menetapkan ia harus di ikat di depan umum, tetapi cintanya padaku tetap kendur. Dia tidak menentang dengan menariknya, tetapi menerimanya tanpa memahami alasannya. Lebih penting baginya bahwa kedamaian tetap ada di antara kami dan menyetujui menggunakan tali itu.

Bercerminkan dari hal ini, ada banyak hal yang saya tidak mengerti tentang Tuhan dan secara sederhana tidak mengerti sisi pandang Surga ini. Tetapi yang saya tahu adalah bahwa jika saya menaati dan memercayai-Nya tanpa semuanya harus dijawab-Nya, saya dapat mengharapkan berkat-Nya dalam hidup saya.

Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu (Ulangan 28: 2)

Kedengarannya mendasar, ini adalah landasan untuk sebuah kepatuhan. Tidak perlu mencekik diri sendiri dengan menentang hukum-hukum-Nya ketika itu demi kebaikan saya. Mematuhi Tuhan tidak seperti menaati manusia. Tidak ada agenda terselubung yang perlu kita waspadai; Dia benar-benar memiliki niat untuk memberikan hal yang terbaik untuk kita. Ketaatan sebenarnya mendahului kebebasan yang lebih besar dan yang penting menunjukkan kepercayaan kita kepada Tuhan.

Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan. (1 Samuel 15: 22b)

Tuhan meletakkan dasar untuk berkat yang tidak bisa dipahami. Sementara persembahan korban penting - kunci mengalirkannya adalah kepatuhan. Ini adalah prioritas Gembala kita. Sangat penting bagi kebahagiaan kita untuk memercayai Dia sepenuhnya; terutama ketika paling sulit untuk memahami apa yang masih belum terjawab. Mematuhi-Nya menjadi pengorbanan hidup kita dan mengamankan kedamaian dengan keamanan yang sejati di sekeliling-Nya yang dijaga.

Hubungan saya yang penuh kasih dengan anjing saya menyebabkan kami bergerak bersama. Dia tahu tujuan saya yang paling utama adalah merawatnya dan menjaganya agar tetap aman dari bahaya. Baik itu keadaan eksternal atau pilihan yang salah, saya memposisikan diri di antara dia dan bahaya. Saya siap bertindak cepat untuk melindungi, tetapi kepatuhannya pada aturan saya adalah untuk keuntungannya bukan untuk saya.

Demikian juga, Tuhan ada di sana untuk campur tangan bagi kita tetapi berkat-berkat yang melimpah datang melalui kepatuhan kita. Semakin aku memercayai Samson untuk mengindahkan suaraku, semakin banyak kebebasan yang dia nikmati hingga ia membuktikan bisa berada di pekaranganku yang tanpa batas dengan tidak memakai tali. Dia menikmati kebebasan tanpa batas karena dia mendapatkan kepercayaan saya melalui kepatuhannya. Perayaan utama.

Datang dalam lingkaran penuh, saya lulus ke karunia terkaya Allah ketika menemukan cinta-Nya yang memotivasi setiap kali Dia memanggil nama saya.

Kamu sedang dalam pergumulan dan butuh dukungan doa? Klik link dibawah ini untuk terhubung dengan tim doa kami https://bit.ly/InginDidoakan

Kamu butuh teman curhat dan membutuhkan pertolongan Tuhan? Klik link dibawah ini untuk konseling dengan konselor kami http://bit.ly/inginKonseling

Hak Cipta © 2020 Susan M. Watkins, digunakan dengan izin.

Ikuti Kami