Anak Balik Sekolah Minggu Lagi? Orangtua dan Gereja Perlu Pastikan Anak Aman Dengan Ini

Anak Balik Sekolah Minggu Lagi? Orangtua dan Gereja Perlu Pastikan Anak Aman Dengan Ini

Lori Official Writer
754

Bulan ini pemerintah sudah memberikan izin bagi rumah ibadah supaya dibuka lagi untuk ibadah.

Itu artinya, gereja juga perlu bersiap untuk mengadakan ibadah tatap mukanya. Pastinya bukan hanya ibadah umum saja tapi juga ibadah seperti untuk remaja dan juga sekolah minggu.

Sayangnya, baying-bayang ketakutan akibat virus Covid-19 tentunya akan tetap ada. Apalagi karena penyakit ini sendiri bisa dibilang masih belum selesai sepenuhnya. Yang artinya, kemungkinan tertular dari orang lain masih sangat tinggi.

Karena itulah, orangtua dan gereja harus selalu waspada menyusul pembukaan kembali sekolah minggu nanti.

Baik orangtua dan pihak gereja perlu bekerja sama untuk memastikan keamanan anak selama menjalani ibadah. Karena itu ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk diantaranya:

Bagi Orangtua

1. Pastikan apakah gereja memang harus membuka sekolah minggu kembali di masa-masa yang belum pasti ini?

2. Mintalah penjelasan lengkap tentang tatacara ibadah anak kepada gereja. Apakah ibadah dihadiri oleh banyak anak atau justru dibatasi jumlahnya.

3. Pastikan bahwa anak tetap waspada dengan selalu memakai masker dan mencuci tangan sesering mungkin selama ibadah berlangsung.

4. Pastikan juga juga orangtua dan pihak gereja berkomunikasi secara jelas tentang kesehatan anak-anak yang hadir saat ibadah. Sehingga orangtua gak merasa deg-degan selama anak mengikuti ibadah bersama dengan anak-anak lainnya.


Baca Juga: Sekolah Segera Dibuka, Siapkan Anak Hadapi New Normal Dengan Langkah Ini


Bagi Pihak Gereja

1. Komunikasikan lebih dulu dengan orangtua soal tata cara ibadah sekolah minggu yang akan dihadiri anak.

Pihak gereja bisa saja memberikan orangtua izin untuk mengawasi anak selama masa ibadah berlangsung. Sehingga akan jauh lebih aman dibandingkan jika harus dititipkan dalam pengawasan pihak gereja saja.

2. Pastikan pihak gereja untuk menyediakan tempat cuci tangan dan juga hand sanitizer untuk anak. Sehingga kebersihan anak bisa dijaga.

3. Pastikan volunteer yang melayani di sekolah minggu menaati setiap aturan yang sudah ditetapkan oleh pihak gereja.

4. Ingatkan anak untuk selalu menjaga jarak sosial selama ibadah, setidaknya sejauh 1-2 meter. Untuk itu pula penting bagi gereja untuk membatasi jumlah anak yang ikut ibadah.

5. Bentuklah tim khusus yang bertugas menangani pelayanan anak selama masa pandemi.  Mereka adalah tim yang akan bertugas untuk melakukan pemeriksaan rutin terhadap jemaat, baik mengingatkan untuk memakai masker, mencuci tangan dan mengukur suhu tubuh.

Tentunya masa-masa adaptasi ini akan sangat sulit bagi gereja pada awalnya. Tapi, kondisi ini pun akan bisa terlewati juga jika semua jemaat bisa saling bekerja sama.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami