Mengapa Kebahagiaan Datang dan Pergi?
Kalangan Sendiri

Mengapa Kebahagiaan Datang dan Pergi?

Claudia Jessica Official Writer
      5083

Matius 5:6

"Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan."

Bacaan Alkitab setahun: Amsal 1; Yohanes 11; 1 Tawarikh 13-15

Para peneliti secara konsisten menempatkan Skandinavia sebagai orang paling bahagia di Bumi. Tetapi sekalipun kamu bukan orang Skandinavia, kamu masih bisa menemukan kebahagiaan.

Menurut Alkitab, jika kamu mengenal Tuhan dan menemukan rencana-Nya untuk hidupmu, kamu akan menemukan kebahagiaan yang kamu cari. Kebahagiaan tidak datang dari usaha sendiri untuk bahagia. Tetapi kebahagiaan datang dari mengenal dan mencari Tuhan yang menciptakan kita dan menemukan rencana dan tujuan-Nya untuk hidup kita.

C. S. Lewis mengatakan ini tentang kebahagiaan: “Tuhan merancang mesin manusia untuk berjalan kepada diri-Nya. Dia sendiri adalah bahan bakar yang dirancang untuk dibakar oleh roh kita, atau makanan untuk roh kita dirancang untuk dimakan. . . . Tuhan tidak dapat memberi kita kebahagiaan dan kedamaian yang terpisah dari diri-Nya, karena itu tidak ada di sana. Tidak ada hal seperti itu.”

Alkitab mengatakan jika kamu haus dan lapar akan kebenaran, maka kamu akan bahagia. Yesus berkata “Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.” (Matius 5:6). Kata dipuaskan juga dapat diterjemahkan dengan “bahagia.”

Dunia ini memang menjanjikan kebahagiaan, tetapi itu tidak akan menghasilkan apa-apa dan itu hanyalah kebahagiaan sesaat yang kita alami dengan pasang surut. Terkadang dia datang dan pergi lagi. Tergantung seperti apa hidup kita.

Jika semuanya berjalan cukup baik, maka kita akan bahagia. Tapi ketika semuanya menjadi sulit, tidak ada lagi kebahagiaan. Itu bukanlah kebahagiaan sejati.

Dikutip dari artikel majalah Time, Gregg Easterbrook berkata, “Cinta, persahabatan, keluarga, rasa hormat, tempat di komunitas, keyakinan bahwa hidup kita memiliki tujuan. Itulah yang terpenting dalam kepenuhan hidup manusia, dan itu tidak dapat dibeli dengan uang.”

Kebahagiaan bukanlah sesuatu yang harus kita cari secara langsung, menurut Alkitab. Itu dalah hasil dari mencari sesuatu yang lain. Jika kamu mencari kekudusan, maka kamu akan menemukan kebahagiaan sebagai hasilnya.

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Layanan Doa dan Bimbingan Rohani CBN Indonesia
Shalom 🙏
Terima kasih sudah mengunjungi kami.
Kami ada untuk mendengarkan, mendoakan, dan mendampingi perjalanan Anda.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?