Buat Kamu Yang Terlilit Hutang Karena Keranjingan Belanja, Coba Atasi Dengan 3 Cara Ini

Buat Kamu Yang Terlilit Hutang Karena Keranjingan Belanja, Coba Atasi Dengan 3 Cara Ini

Puji Astuti Official Writer
1007

Gaya hidup kita saat ini bisa membuat kita terjerat hutang yang sebenarnya tidak perlu, dan jika dicermati hal itu sebenarnya bisa dihindari. Terutama buat mereka yang sering menjadikan belanja untuk menghibur diri atau sebagai terapi saat patah hati atau sedang sedih.

Belanja yang digerakan oleh mood bisa sangat berbahaya, bahkan biasanya kita membeli barang-barang yang tidak perlu. Apa lagi kalau bayarnya dengan gesek kartu kredit, bisa-bisa ada beberapa kartu kredit yang kamu cuma bisa bayar cicilan minimum-nya saja. Akhirnya hutangmu menumpuk dimana-mana.

Bagi mereka yang sudah menikah, kebiasaan belanja tak terkendali dan hutang yang melilit ini bisa menjadi sumber pertengkaran bahkan tidak jarang memicu perceraian.

Untuk itu penting bagi orang percaya hidup dalam tuntunan Tuhan, dan memutuskan sesuatu dengan bijaksana, seperti saat berbelanja harus pastikan bukan karena di dorong keinginan.

Baca juga :

Pengakuan Seorang Shopaholic. Saat Kecanduan Belanja Mengancam Pernikahanmu!

Duit Habis Buat Belanja Doang? Anak Muda Mending Coba Saran Menteri Keuangan Iniā€¦

Kabar baiknya, kalau kamu sedang terlilit hutang saat ini, ada jalan keluar untuk mengatasinya. Dengan ketekunan dan juga tuntunan Tuhan, kamu pasti bisa melakukannya.

1#  Berhentilah melakukan impulsive belanja

Pastikan apa yang kamu beli adalah sesuatu yang kamu rencanakan baik-baik. Buatlah anggaran bulanan dan aturan arus keluar masuk uangmu sehingga kamu tidak menghabiskan lebih dari penghasilanmu, atau besar pasak daripada tiang.

Tulis kebutuhan utamamu, dan belanjalah hanya berdasarkan daftar tersebut. Saat kamu sedang sedih atau mengalami masalah, jangan menghibur diri dengan belanja. Datanglah pada Tuhan, mintalah penghiburan dan  kekuatan dari Tuhan untuk menyelesaikan masalahmu, jangan menjadikan belanja sebagai pelarian.

2# Kurangi 2-5% pengeluaran bulananmu dan gunakanlah untuk membayar hutangmu

Ya, kencangkan ikat pinggangmu. Mulailah mengurangi pengeluaranmu, mungkin itu langganan applikasi music atau film, atau bisa juga uang yang biasanya kamu gunakan makan siang di luar bisa dihemat dengan membuat bekal dari rumah.

Kamu bisa kreatif dengan anggaran belanjamu, mulai dari mengurangi jumlah pulsa yang kamu beli, menghemat biaya listrik di rumah, dan masih banyak lagi. Jika kamu bisa menghemat 5% dari biaya bulananmu yang mencapai 2 juta rupiah perbulan, berarti kamu bisa menyisihkan 100 ribu rupiah sebagai  tambahan untuk membayar hutang.

3# Jual barang-barangmu yang masih bernilai ekonomis

Beberapa waktu lalu saya menjual sebuah tablet yang sudah lama tidak saya pakai dan ternyata bisa laku hingga 900 ribu rupiah. Sewaktu menerima uang itu, yang terpikir adalah : mau beli apa ya?

Namun saya segera bertobat, segera sebagian saya tabung dan sisanya saya gunakan untuk membayar kartu kredit. Ya, kadang kita tidak tahu bahwa barang-barang yang menumpuk di rumah masih memiliki nilai ekonomis.

Cobalah cek barang-barang yang pernah kamu beli, mungkin ada beberapa diantaranya ada yang belum kamu gunakan dari saat beli. Atau ada yang masih bagus dan layak untuk di jual, lalu coba tawarkan atau jual melalui ecommerce.  Hasilnya bisa buat tambah-tambah untuk menutup hutang loh. Tapi pastikan itu barang-barang milikmu ya.

Nah, kalau kamu ingin konsultasi nih cara mengatasi hutang yang melilitmu, baik itu hutang kartu kredit atau hutang di bank, yuk ikutan SOLUSI TALK pada tanggal 19 Juni2020 nanti. Untuk informasi lengkap kamu bisa hubungi Mardy (WA : 0819 32698222)

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami