Tidak Subur Bukan Berarti Kurang Iman, Ini Kata Tuhan

Tidak Subur Bukan Berarti Kurang Iman, Ini Kata Tuhan

Claudia Jessica Official Writer
947

Tuhan mengatakan “berbuah dan bertambah banyaklah dan penuhi bumi.” Bukankah memiliki anak adalah hal yang perintahkan Tuhan kepada manusia? Lalu mengapa harus ada kemandulan?

Mungkin kamu adalah seseorang yang sedang bergumul mengenai hal ini. Karenanya, jawaban.com telah merangkum beberapa hal untukmu yang merasa putus asa. Semoga artikel ini dapat membantumu.

1. Tuhan bersamamu meskipun di gurun

Terkadang Allah membawa orang ke tempat gelap dengan sengaja karena Allah mau melakukan sesuatu atas mereka. Sementara itu, Allah bersamamu dan tidak meninggalkanmu.

Baca juga: Ketika Pasanganmu Mandul, Lakukan 4 Hal Ini Untuk Mendukungnya

Ingat kisah Musa? Ketika diminta untuk menghadapi Firaun, Tuhan berkata kepadanya, “aku akan bersamamu.” Yosua, berdiri di tepi wilayah yang sama sekali baru dan Tuhan berkata, “Aku bersamamu.”

Atau ingat kisah Yusuf yang ditinggal dan dijual oleh kakak-kakaknya bahkan dipenjara selama dua tahun. Tapi Tuhan bersamanya. Allah menyertaimu sekalipun kamu tidak merasaknnya.

2. Tidak subur bukan berarti kurang iman

Bagaimanapun iman yang kita miliki adalah hadiah dari Tuhan. Seperti yang dikatakan Paulus dalam Efesus 2: 8-9 "Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri."

Kamu tentu dapat meningkatkan imanmu, tapi jangan biarkan siapapun mendiskriminasimu bahwa kamu kurang iman. Rencana Allah melebihi pemahamanmu.

Ini bukan tentang kamu dan imanmu. Ini tentang Tuhan dan rencana-Nya. Tuhan mencintaimu dan Dia memiliki waktu sempurna untukmu.

Baca juga: Rut Felicia, Akhirnya Bisa Hamil Setelah Divonis Mandul 7 Dokter

3. Dengan lembut Tuhan mengumpulkan air mata kita

Mazmur 56:9 "Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?"

Dia peduli padamu dan perjalanan hidupmu, sakit hati, dan air matamu. Dia tidak membiarkan air matamu jatuh ke tanah; Dia mengumpulkan mereka dan menyimpannya. Dia melihatmu, Dia mengasihimu. Kamu tidak luput dari perhatianNya.

4. Untuk sekarang, tidak selamanya

Tidak ada keadaan atau perasaan yang permanen. Cobalah lihat beberapa hal ke belakang. Sudah berapa banyak masa sulit yang kamu lewati dan kamu telah berhasil.

Allah akan melakukan sesuatu yang luar biasa dalam hidupmu. Seperti yang dilakukannya pada Yesus, putra-Nya. Yesus disalibkan dan Dia bangkit.

Baca juga: #KataAlkitab - Mandul Dari Tuhan Atau Memang Nasib? - dr. Mikhael Sinaga

5. Kebaikan dan belas kasihan akan tiba pada waktunya

Mazmur 23: 6 mengatakan "Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa."

Terkadang kebaikan Allah harus melalui rasa sakit dan lembah dan gurun dan malam gelap. Kegelapan adalah bagian dari kisah Yesus.

Bahkan Kebangkit-Nya pada hari ketiga dilalui dengan cambukan dan penyaliban terlebih dahulu. Jika kita mengikuti Kristus, kita juga harus melalui padang pasir, dan disalibkan bersama Dia. 

Sumber : crosswalk.com

Ikuti Kami