Sebagai Orang Kristen yang Menjadi Bait Allah, Kita Dilarang Melakukan 5 Hal Ini Lho…

Sebagai Orang Kristen yang Menjadi Bait Allah, Kita Dilarang Melakukan 5 Hal Ini Lho…

Claudia Jessica Official Writer
1689

Sebelum kita membahas apa saja yang tidak boleh dilakukan, kita terlebih dahulu telah membahas ‘Apa makna bait Allah’ di artikel sebelumnya.

Singkatnya, kita telah disucikan oleh darah-Nya dan kita dianggap cukup suci untuk memiliki Roh Allah dalam hidup kita dan kita dibuat berdasarkan rupa Allah yang sempurna. Tak satupun dapat menyamai manusia.

Karenanya, perlakukan tubuhmu sebagai seharusnya bait Allah harus dihormati.

1. Hindari Godaan

Efesus 4:27 mengingatkan kita untuk jangan memberi kesempatan pada Iblis.

Jangan memberikan celah pada Iblis untuk datang dan menggangumu. Dengan kata lain, jangan menempatkan dirimu dalam lingkungan yang membuatmu memiliki risiko lebih tinggi untuk tergoda dan terlibat dalam dosa.

Baca juga: Apa Makna Bait Allah?

2. Sabat Mingguan

Tuhan menetapkan ini sebagai salah satu dari sepuluh hukum taurat yang ada (Keluaran 20: 8-11)

Pertama, Ia memikirkan kesehetan kita. Ia memberikan tubuh kita kesempatan untuk beristirahat dan siap memberikan upaya penuh pada hari berikutnya.

Kedua, Tuhan ingin menggunakannya sebagai latihan kepercayaan. Jika Bapa, Allah semesta alam dapat mengambil satu hari libur dalam tujuh hari penciptaan, maka manusia dapat mengambil libur satu hari dalam seminggu dan percaya bahwa Tuhan akan menyediakannya ketika mereka tidak mendapatkan tambahan uang.

Ketiga, kita mendedikasikan satu hari dalam seminggu untuk menghormati Tuhan. Selama enam hari lainnya, kita dapat mengejar pekerjaan duniawi. Tetapi satu hari dalam seminggu, kita dedikasikan hari itu untuk Tuhan.

3. Jaga Tubuhmu

Meskipun dalam 1 Korintus 6:20 menunjukkan konteks seksual namun, di dalamnya juga menjelaskan bahwa tubuh kita bukan miliki kita. Tubuh kita adalah pemberian Allah, artinya kita tidak boleh menajiskan sesuatu yang telah diberikan oleh Allah karena setiap pemberian-Nya adalah baik.

Berarti kita juga harus membuat pilihan makanan yang sehat. Dalam Daniel 1, Daniel dan teman-temannya menolak makanan yang diberika oleh Raja Nebukadnezar karena mereka melihat makanan itu berpotensi mencemari tubuh mereka sehingga mereka menghindarinya.

Tidak cukup sampai disana, kita juga perlu mendapatkan istirahat yang cukup setiap malam. Kurang tidur dapat membuat pikiran dan tubuh kita menjadi tidak waspada. Iblis dapat mengambil keuntungan ketika kita tidak waspada dan memikat kita ke dalam pencobaan.

Baca juga: Tubuhmu Adalah Bait Allahmu

4. Lihat Tubuhmu sebagai Hadiah

Seberapa sering kamu membandingkan tubuhmu dengan orang lain? Mungkin dengan selebriti yang memiliki proporsi wajah sempurna, tubuh langsing, tidak berkeriput? Atau tidak memiliki volume otot yang cukup seperti actor atau atlet kebugaran?

Perlu diingat bahwa Allah menciptakan kita menurut gambar-Nya (Kejadian 1:26) dan kita diciptakan untuk melalui keadaan yang dahsyat dan ajaib (Mazmur 139:14).

Iblis akan menggunakan kecemasan kita tentang berat badan, keindahan tubuh, atau usia untuk mengalihkan perhatian kita dari panggilan kita untuk menyebebarkan Injil. Tapi jika kita melihat tubuh kita sebagai hadiah dan ciptaan Tuhan, kita dapat memerangi gangguan ini dan melakukan panggilan  dan tujuan kita di bumi.

5. Keluarkan Sampah dari Bait Allah

Salah satu cara untuk memperlakukan tubuh kita seperti bait Allah adalah dengan membuang sampah. Untuk menghilangkan berhala-berhala yang telah kami tempatkan di rumah yang sama di Roh Kudus (Matius 6:21). Lagipula, kita tidak dapat melayani dua tuan (Matius 6:24).

Atau kita bisa membuang sampah secara harfiah dengan menyingkirkan barang yang merusak kesehatan dan kesejahteraan seperti rokok, minuman beralkohol, pornografi, dan lain-lain.

Baca juga: Jangan Merusak Bait Allah

Orang Kristen harus menjauhkan diri dari apa pun yang mencemari kuil (tubuh) mereka. Karena Kristus memberi kita tubuh-tubuh ini sebagai hadiah sementara, kita harus menghormatinya bersama mereka.

Itu berarti kita harus menghindari apa pun yang mungkin menggoda kita untuk menajiskan mereka, baik dengan tindakan percabulan atau dosa-dosa lainnya.

Sumber : crosswalk.com

Ikuti Kami