Apakah Kasih Allah Sanggup Mengubah Kehidupanmu?

Apakah Kasih Allah Sanggup Mengubah Kehidupanmu?

Claudia Jessica Official Writer
      1133

Yeremia 31: 3

"Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu"

Bacaan Alkitab setahun: Mazmur 126; 1 Korintus 15; 1 Samuel 18-19

Tidak ada yang bisa kita lakukan untuk menghentikan cinta-Nya Tuhan kepada kita. Tuhan berkara dalam Yeremia 31: 3, "Aku mengasihi engkau dengan kasih yang kekal, sebab itu Aku melanjutkan kasih setia-Ku kepadamu"

Apa kamu tahu berapa lama kekelan itu?

Kekekalan itu selamaya. Kamu tidak bisa membuat Tuhan berhenti mencintaimu; Dia akan mencintaimu selamanya. Cinta yang Ia berikan tidak memandang apa yang kamu lakukan. Ia memberikan cinta-Nya pada siapapun. Satu-satunya alasan kamu hidup adalah karena Tuhan membuatmu untuk mencintaimu.

Itulah sebabnya Allah mengutus Anak-Nya, “Barangsiapa percaya kepada-Nya, ia tidak akan dihukum; barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman, sebab ia tidak percaya dalam nama Anak Tunggal Allah.” (Yohanes 3:16)

 Tuhan ingin kita tahu betapa besar cinta-Nya pada kita. Terlebih lagi, Dia ingin kita merasakan cinta-Nya.

Cinta Tuhan akan mengubahmu ketika kamu merasakannya. Itu mengubahkan seseorang yang yang penuh kebencian, fanatik, atau rasis menjadi orang yang baik, lembut, dan penuh kasih. Ketika cinta Tuhan menyentuh hatimu, itu mengubahmu.

Jika hidupmu belum berubah, maka kamu tidak mengenal Tuhan. Tidak ada orang yang dapat mencintaimu sebesar cinta yang Tuhan berikan, tidak ada yang sanggup mengubahmu jika bukan Tuhan.

Ketika cinta Tuhan datang ke dalam hidupmu, itu mengubah caramu bereaksi terhadap orang lain. Ketika kamu benar-benar memahami dan mengalami kasih Allah, kamu tidak bisa tidak memberikannya kepada orang lain.

Bahkan Yesus menggambarkannya dalam Yohanes 13: 34-35 "Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."

Tetapi itu dimulai dengan kasih Tuhan bagi kita.

Kisah pertobatan yang paling menakjubkan dalam Alkitab adalah tentang seorang pria bernama Saulus. Seorang ekstremis agama yang membunuh orang-orang Kristen. Suatu hari, dalam perjalanan ke Damaskus, ia bertemu dengan Yesus yang telah bangkit.

Yesus berkata kepada Saulus, "Mengapa kamu menganiaya Aku?"

Saul berlutut dan berkata, "Tuhanku dan Allahku."

Pria yang pernah menjadi ekstremis agama menjadi rasul yang penuh kasih. Saulus, yang sekarang dikenal sebagai Paulus, menulis sebagian besar Perjanjian Baru, termasuk beberapa kata paling indah tentang cinta yang pernah ditulis, 1 Korintus 13.

Kasih Allah yang kekal dan sepenuhnya diberikan secara cuma-cuma bagi kita. Kasih-Nya mengubah hidup kita.

Apakah kasih Tuhan mengubah hidupmu?

Ikuti Kami