Berlakukan Lockdown, Apa Sebenarnya Tujuannya Selama Masa Wabah Corona Saat Ini?

Berlakukan Lockdown, Apa Sebenarnya Tujuannya Selama Masa Wabah Corona Saat Ini?

Lori Official Writer
607

Istilah lockdown muncul seiring dengan penyebaran wabah virus corona yang semakin meluas. Nah, untuk memperlambat atau menekan penyebarannya, negara-negara lain yang sudah terinfeksi lebih dulu seperti China, Italia, Korea Selatan, Irlandia, Spanyol, Prancis sudah menerapkan lockdown.

Tapi bagi sebagian dari kita mungkin masih belum paham dengan istilah lockdown dan bagaimana langkah ini bisa mengatasi penyebaran virus corona?

Pengertian Lockdown

Istilah lockdown diartikan sebagai tindakan supaya setiap orang tetap tinggal di rumah dan tidak diperbolehkan meninggalkan sebuah bangunan atau kawasan dengan bebas karena alasan sesuatu yang darurat.

Lockdown ini sendiri bisa diterapkan di tingkat kota maupun negara secara keseluruhan.

Namun selama lockdown, masyarakat masih diperbolehkan keluar untuk tujuan tertentu seperti belanja bahan makanan, memeriksakan diri ke rumah sakit, membeli bahan obat-obatan, dan berolahraga di luar ruangan.

Tindakan lockdown ini sendiri gak berlaku bagi beberapa bidang usaha seperti supermarket, pom bensin, rumah sakit dan fasilitas kesehatan lain. Karena setiap bidang ini dianggap sangat penting dalam menunjang keberlangsungan hidup masyarakat selama masa wabah berlangsung.

Lalu pertanyaannya bagaimana dengan bidang lain seperti bisnis, sekolah, kegiatan di luar rumah? Jawabannya adalah selama kebijakan lockdown diterapkan, semua aktivitas yang mengharuskan untuk melakukan interaksi dan aktivitas luar ruang diharuskan untuk berhenti sementara. Bahkan perusahaan-perusahaan besar pun mau gak mau harus mengikuti kebijakan ini.

Perlu diingat bahwa pemberlakuan lockdown ini sendiri dilakukan untuk menekankan kepada semua masyarakat bahwa situasi yang sedang terjadi cukup genting dan serius. Sehingga semua orang harus mengambil tindaan untuk mengikutinya sesuai dengan jangka waktu yang ditentukan.


Baca Juga: Social Distancing Karena Corona Bukanlah Isolasi, Yuk Tetap Terkoneksi Lewat 5 Cara Ini


Dampak Lockdown Terhadap Perekonomian

Gak dipungkiri kalau tindakan lockdown pastinya akan berimbas pada melemahnya kondisi perekonomian suatu wilayah atau negara. Hal inilah yang sempat dialami oleh China, asal wabah corona muncul, dimana untuk menekan penyebaran pemerintah memutuskan untuk menutup wilayahnya dari berbagai aktivitas.

Jadi pastinya pemberlakuan lockdown akan beribas pada berbagai sektor perekonomian baik perorangan, instansi maupun negara.

Hal ini pun ditegaskan oleh Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Piter Abdullah. Lockdown bisa berdampak positif apabila upaya strategis cepat dilakukan untuk melakukan tahap pemulihan untuk meredakan penyebaran virus corona. Dengan persiapan yang matang, dia menilai dampaknya setelah lockdown berakhir tidak akan terlalu besar pada perekonomian dan juga keuangan.

"Lockdown bisa jadi berdampak positif, kalau lockdown itu juga menutup pasar keuangan. Sentimen negatif bisa ditahan dan tidak terealisasikan di indeks maupun nilai tukar, karena sekali lagi pasar terhenti,” ungkap Piter.

Pada intinya, lockdown pasti akan berdampak negatif pada keuangan dan juga perekonomian suatu negara. Tapi hal itu hanya akan bersifat sementara.

Sampai saat ini, pemerintah Indonesia sendiri masih belum mengambil langkah buru-buru untuk melakukan tindakan lockdown. Namun memilih untuk menerapkan social distancing atau jaga jarak terhadap orang lain sebagai langkah awal pencegahan penularan. Dan semoga apapun keputusannya, kita semua berharap kondisi ini bisa segera berakhir ya.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami