Lori

Official Writer
1164


Penyebaran virus corona semakin meluas. Italia, Iran dan Amerika adalah tiga negara dimana penyebaran virus ini terus meningkat. Akibat virus ini, beberapa pendeta Amerika Serikat bahkan sudah tertular dan memaksa pelayanan ibadah gereja ditunda untuk sementara waktu.

Kekuatiran akan penyebarannya yang semakin tidak terkontrol membuat beberapa gereja di berbagai wilayah dan negara memutuskan untuk menutup layanan ibadah mereka.

Beberapa gereja yang mengikuti tindakan ini diantaranya:

1. Gereja Lakewood, Houston

Gembala Gereja Lakewood, Houston Joel Osteen mengumumkan bahwa pelayanan mingguan akan ditiadakan demi mencegah penyebaran virus corona.

Osteen menyampaikan hal ini setelah pemerintah daerah Houston mengeluarkan aturan pencegahan penyebaran virus.

Pengumuman yang disampaikan melalui email ini berisi himbauan kepada semua jemaat Gereja Lakewood untuk tidak mengadakan ibadah minggu.

"Dengan mempertimbangkan deklarasi darurat kesehatan masyarakat hari ini tentang COVID-19 oleh Walikota Houston, Sylvester Turner, bersama dengan fakta bahwa Lakewood menarik begitu banyak pengunjung internasional setiap minggu, pemimpin Lakewood memutuskan untuk tidak mengadakan layanan publik di akhir pekan ini. Sehubungan dengan ini kami meminta maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh anggota dan pengunjung kami, kami merasa langkah ini diperlukan untuk memastikan kesejahteraan semua warga kota besar ini, terutama yang paling rentan di antara kami," tulis dalam email tersebut.

Sementara selama layanan ditutup, jemaat bisa didorong untuk mengikuti layanan ibadah secara online.

Pihak gereja juga akan terus memantau situasi yang terjadi sampai keadaan kembali memungkinkan untuk membuka layanan ibadah minggu.

2. Gereja St Andrew, Abu Dhabi

Sejalan dengan Gereja Lakewood, gereja-gereja di Uni Emirat Arab juga telah mengumumkan penutupan ibadah sementara sejak Rabu, 11 Maret 2020.

Pihak Gereja St Andrew menyampaikan bahwa ibadah mereka mulai Kamis dan seterusnya akan dihentikan sementara waktu sebagai upaya untuk mendukung Pemerintah Uni Emirat Arab dalam mencegah penyebaran virus corona.

“Kami mengambil keputusan ini karena ratusan jemaat yang datang ke gereja setiap minggu adalah rumah bagi lebih dari 60 jemaat. Kami perlu melakukan apapun untuk mendukung pemerintah dalam upayanya mengendalikan penyebaran virus,” ucap Pendeta Canon Andy Thompson, Pendeta Senior Gereja St Andrew.

Sementara 10 gereja lainnya di Sharjah, seperti Gereja Katolik St. Michael, Gereja Ortodoks St. Gregorious, Gereja Anglikan St. Martinus, Gereja St. Gregorius Illmuninator Paroki Ortodoks Armenis, St. Mary’s Katedral Syria Jacobite, Gereja Persatuan Sharjah, Gereja Ortodoks Rusia, Paroki Mar Thoma, Paroki Virgin Mary & St Philopateer Koptik Orthodox dan Pusat Ibadah Sharjah, akan ditutup sejak 12 Maret sampai batas waktu yang tidak ditentukan.

“Sebagai komunitas Kristen, kami secara rutin berdoa untuk pihak berwenang dan kami berusaha untuk menjalani pemerintahan ilahi dengan mengasihi Allah dan sesama. Sesuai dengan ajaran ini bahwa kami sudah mengambil tindakan ini. Sementara itu, kami menganjurkan orang Kristen untuk terus berdoa, untuk terus membaca Alkitab dan melayani masyarakat dengan integritas iman,” ucap pihak gereja Sharjah.


Baca Juga: Pernah Menolak, Gereja Lakewood Ternyata Kini Sudah Tampung 400 Korban Badai Harvey


3. Keuskupan Agung Katolik Roma di Seattle

Keuskupan Agung Katolik Roma di Seattle mengikuti himbauan Gubernur Kentucky supaya gereja-gereja setempat menghentikan layanan ibadahnya untuk sementara waktu.

Sementara di masa-masa pra-Paskah ini jemaat gereja didorong untuk melakukan ibadah sendiri di rumah setiap hari.

Senada dengan itu, para uskup Episkopal di Virginia dan Washington, DC pada Rabu, 11 Maret 2020, mengumumkan penutupan gereja selama dua minggu ke depan. Gereja Katedral Nasional Washington juga akan mengikuti aturan tersebut.

Para jemaat gerejanya juga dianjurkan untuk mengikuti ibadah melalui layanan online.

Sejak merebaknya penyebaran virus corona di salah satu gereja di Korea Selatan, pihak gereja di berbagai negara akhirnya diserang kekuatiran akan penyebaran yang bisa terjadi di gereja mereka. Akibatnya, sejumlah gereja memutuskan untuk menutup layanan ibadahnya dan mendorong jemaat untuk mengikuti ibadah melalui layanan online. Di tengah zaman teknologi ini, solusi ini terdengar sangat baik. Namun orang Kristen perlu mengingat bahwa kita gak perlu takut. Sebaliknya, mari menyerahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan dan perkatakan firman dalam Mazmur 91 terjadi atas hidup kita. 

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

2 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Natalia Christian 9 June 2020 - 10:03:12
Saya ingin sekali dibantu doa oleh teman2 seiman s... more..

IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Banner Mitra Juli 1-2


7244

Banner Mitra Juli 1-2