Puji Astuti

Official Writer
1166


Banjir melanda beberapa provinsi Indonesia, termasuk wilayah Jabodetabek nih. Mungkin kamu juga menjadi korban banjir berjilib-jilib ini, pasti rasanya sedih, lelah dan kesal. Bagaimana tidak, baru saja surut dan beres-beres, eh  hujan sudah turun lagiā€¦ Banjirpun kambali datang. 

Beberapa waktu lalu, saya ngobrol dengan seorang teman yang menjadi korban banjir juga. Untuk bersih-bersih rumah, butuh beberapa hari, itupun dengan bantuan dari beberapa orang. Ngga terbayangkan kalau harus membersihkannya sendiri, atau cuma dengan pasangan  saja, pasti butuh waktu lebih lama.

Bencana bisa datang kapan saja, seperti banjir kali ini, tidak terprediksi karena curah hujan yang tinggi berbeda dengan musim hujan sebelumnya. Untuk itu, sebagai keluarga, kita seharusnya mempersiapkan diri untuk menghadapi bencana, seperti banjir atau gempa bumi. Hal ini penting untuk menjaga keamanan keluarga. 

Pemerintah, sudah membuat Pedoman Standar Layanan Kesiapan Keluarga Hadapi Bencana berdasarkan Pasal 4 UU Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Hal ini dibuat untuk melindungan anak dan anggota keluarga yang paling rentan agar tidak menjadi korban saat terjadi bencana. 

Hal ini penting mengingat orang Indonesia sedikit sekali yang memiliki kesadaran untuk mempersiapkan atau waspada bencana. 

Apa sih yang harus dilakukan sebagai keluarga dalam bersiaga menghadapi banjir?

1# Mempersiapkan tas siaga bencana

Tas siaga bencana adalah tas yang berisi barang-barang pokok yang dibutuhkan saat bencana terjadi.  Apa sajasih isinya? 

Tas harus berisi pakaian untuk 3 hari termasuk selimut, handuk, dan jas hujan.  Makanan ringan dan tahan lama seperti mie instan, abon, coklat, biskuit, dll. Air minum yang setidaknya dapat mendukung kebutuhan selama 3 hari. 

Sediakan juga obat-obatan pribadi atau umum. Alat bantu penerangan seperti senter, lilin, korek api, dsb. Siapkan uang tunai dalam tas untuk bekal selama kurang lebih 3 hari. Peluit sebagai alat bantu pertolongan.

Masker sebagai alat lindung pernafasan, perlengkapan mandi dan juga radio atau ponsel untuk memantau informasi lebih lanjut mengenai bencana alam. Jangan lupa siapkan pengisi daya atau power bank.

2# Mengajarkan kepada anak dan keluarga apa yang harus dilakukan saat banjir

Saat banjir, seringkali jatuh korban jiwa karena kurangnya kesadaran akan beberapa bahaya yang mengancam. Seperti memastikan mematikan saluran listrik di rumah saat genangan sudah mulai terjadi di dekat rumah. Sebab jika ada aliran listrik yang terkena air dapat menimbulkan arus pendek atau konsleting, dan juga bisa membuat orang terkena sengatan aliran listrik. 

Ancaman bahaya lainnya adalah saat anak-anak bermain di genangan banjir adalah terseret arus, tercebur ke parit atau lubang yang bisa membuat mereka tenggelam. Selain itu, saat banjir juga rentan munculnya ular. 

Jadi, ajarkan anak-anak dan anggota keluarga untuk menggunakan pelampung saat banjir, bagaimana evakuasi menggunakan tali, dan mencari pengungsian ke tempat aman saat genangan mulai meninggi.

3# Pastikan setiap anggota keluarga tahu titik pertemuan, jalur dan tempat evakuasi

Untuk menghindari kepanikan dan kebingungan saat terjadi bencana, pastikan setiap anggota keluarga tahu dimana titik pertemuan, jalur dan tempat evakuasi saat terjadi bencana. 

4# Menyimpan surat-surat penting dan barang berharga di tempat aman

Saat bencana terjadi, kadang kita kepanikan membuat kita melupakan hal penting, seperti menyimpan surat-surat dan barang berharga kita. Untuk itu disarankan untuk menyimpan sura-surat penting dan barang berharga di deposit box yang terjamin keamanan dan dilindungi oleh asuransi. 

Kalaupun kamu tidak menyimpannya di deposit box, pastikan bahwa surat-surat dan barang berhargamu terjaga dengan aman, seperti menaruhnya di atas atau kotak penyimpanan yang mudah dijangkau saat harus mengungsi. 

5# Pastikan keluarga dan barang-barang berharga terlindungi dengan asuransi bencana

Salah satu bentuk perlindungan lain adalah dengan membeli polis asuransi bencana. Sebagai contoh, asuransi mobil biasanya menyediakan asuransi perluasan kepada asuransi bencana. Jadi jika hal tak terduga seperti mobil terjebakbanjir, maka kamu tidak mengalami kerugian yang terlalu besar. 

Nah, itulah 5 tips buat kalian yang langganan banjir ya. Pastikan tetap waspada, jaga keluarga kalian agar tetap sehat, dan hadapi bencana ini dengan selalu berdoa serta bersukacita dalam segala keadaan. 

Banjir pasti berlalu, jadi tetap semangat ya JCers.. 


Sumber : Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

3 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


Lawrence Fabian Jerangku 19 July 2020 - 23:26:45
Saya meminta doa kalian berserta isteri saya menga... more..

Varris Sitio 15 July 2020 - 10:09:27
Saya Varris dan merupakan salah satu karyawan swas... more..

purnama 1002 2 July 2020 - 23:48:31
Tolong doakan anak perempuan saya yg terkena penya... more..

Anju Frans Siregar 15 June 2020 - 15:07:02
Shalom semuanya. Saya mohon doa untuk kesembuhan d... more..

Kanan Agustus


7237

advertise with us