Dianggap Jadi Ancaman, Pembangunan Patung Yesus di India Ditolak Ratusan Aktivis

Dianggap Jadi Ancaman, Pembangunan Patung Yesus di India Ditolak Ratusan Aktivis

Lori Official Writer
1199

Ratusan aktivis di bawah Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa di India melakukan protes di Karnataka pada Senin, 13 Januari 2020 terkait rencana pembangunan Patung Yesus.

“Kami ingin menghentikan (pembangunan) itu, karena hal itu bertolak belakang dengan semangat kerukunan komunal, dan mendorong perpindahan agama yang dilakukan oleh para misionaris Kristen,” kata salah satu pemimpin protes.

Sementara pemrotes lainnya menilai kehadiran patung tersebut hanya akan menjadi tanah Kristen seperti Pakistan yang merupakan negara Muslim.

“Kami tidak akan membiarkan patung Yahudi didirikan di Kapalabetta. Mereka berusaha menjadikannya tanah Kristen sama seperti Pakistan adalah negara Muslim. India adalah tanah Krishna dan bukan Kristus. Shivakumar melakukan hal ini untuk menenangkan komunitas tertentu untuk memilih, tetapi kami tidak akan mengijinkannya,” kata pemimpin senior Rashtriya Swayamsevak Sangh (RSS).

Pembangunan patung Yesus yang rencananya akan berdiri setinggi 34.7 meter itu diinisiasi oleh mantan pemimpin senior Kongres D.K Shivakumar. Peletakan batu pertama untuk patung ini dilakukan pada 25 Desember lalu.


Baca Juga: Ternyata Polandia Punya Patung Yesus Tertinggi di Dunia Loh! Tampaknya Begini…


Usulan pembangunan patung ini sendiri diketahui telah disampaikan oleh Shivakumar ke Uskup Agung dengan dukungan anggota komunitas Kristen untuk mengijinkan tanah lima hektar di Desa Harobele sebagai lokasi pendirian patung, yang juga merupakan wilayah yang didiami mayoritas Kristen.

Shivakumar pun menuding BJP mempolitisasi pendirian patung untuk mendapatkan simpati dari warga beragama Hindu. Namun pihak BJP membalikkan tuduhan jika Shivakumar hanya berupaya untuk mengesankan pemimpin Kongres saat ini yang dipimpin oleh Sonia Gadhi, yang merupakan seorang Katolik untuk mendapatkan jabatan kepala partai negara.

Namun dirinya membatah hal tersebut dan mengklaim jika pembangunan patung Yesus tersebut adalah bentuk penghormatan terhadap permintaan konstituen.

Patung Yesus ini sendiri rencananya akan dibangun menyerupai Patung Yesus di Rio de Janiero, Brasil. Dimana tingginya hanya sedikit lebih pendek dan akan dibuat dari bahan granit putih.

Namun di tengah protes tersebut, penduduk Kristen setempat justru menyampaikan dukungan supaya pembangunan patung terus jalan. Sebanyak 800 kepala rumah tangga di desa sekitar telah menyumbang uang untuk pembangunan patung.

Banyak dari mereka menyampaikan bahwa mereka hanya membutuhkan ijin tanah untuk pendirian patung itu dan tidak akan meminta uang dari pemerintah untuk pembangunannya.

Sumber : Berbagai Sumber

Ikuti Kami