Hadapi Duka Bertubi-tubi, Pemain Film OverComer Ini Tetap Setia Tanpa Menyalahkan Tuhan!

Hadapi Duka Bertubi-tubi, Pemain Film OverComer Ini Tetap Setia Tanpa Menyalahkan Tuhan!

Naomii Simbolon Official Writer
878

film Kristen berjudul War Room, I Can Onlu Imagine dan Overcomer yang baru-baru ini tayang di bioskop Indonesia maka kamu akan mengenal perempuan cantik ini.

Selain menjadi pemain film, perempuan 45 tahun ini juga aktif menjadi penulis buku, pembiara motivasi dan juga evangelism.

Sama seperti Justin Bieber, senior Pastor  Oak Cliff Bible Fellowship Church, Dallas, Texas ini membuat publik heboh dengan pengumuman perihal dirinya.

Yap, melalui Facebook miliknya Pricilla mengumumkan bahwa dia akan melakukan pengangkatan lobus paru-parunya sebelah kiri setelah dokter menemukan nodul kecil yang beracun di tubuhnya.

Melalui ungkapannya itu, dia juga berterimakasih kepada para penggemar dan pendukunya karena masih terus mendoakannya sejak lama.

Ternyata, 3 tahun yang lalu Pricilla sempat mengatakan bahwa ada nodul kecil di paru-paru kirinya. Namun pihak dokter masih mencoba menyelidiki ada apa dengan nodul tersebut, apakah itu berbahaya atau tidak.

 BACA JUGA : Alami Perubahan Fisik Secara Drastis, Justin Umumkan Penyakit Yang Dideritanya Selama Ini!

"Beberapa spesialis paru sudah memperhatikannya (nodul) ini dengan begitu cermat sejak itu (3 tahun yang lalu). Namun, musim panas yang lalu akhirnya diputuskan untuk melakukan sebuah pembedahan karena nodul (benjolan) kecil tersebut sudah mulai tumbuh dan menunjukkan bahwa dia menyimpan racun berbahaya," katanya.

Dibalik apa yang diderita Pricilla  Shirer, ternyata baru-baru ini dia tengah kehilangan ibunya tercinta, Lois Evans karena kanker langka yang dideritanya.  Menurut pengakuan Shirer, beberapa bulan terakhir hingga tahun yang baru ini adalah tahun-tahun yang sulit bagi keluarganya.

"Karena alasan itulah operasi jadinya ditunda, tapi saya nggak bisa menunda lagi sekarang karena akan membahayakan diriku sendiri. Jadi hari senin ini 13/01/2020, (mau bilang hari ini), ahli bedah akan mengangkat semua lobus di paru-paru kiriku. Terima kasih sudah mendoakanku dan seluruh keluarga kamu. Kami menolak untuk menyerah kepada ketakutan, kekuatiran ataupun kehilangan iman karena yah...aku tidak punya waktu untuk itu!" kata ibu tiga anak ini.

"Melalui semuanya itu, kamu masih terus percaya kepada Tuhan. Kami percaya kepadaNya untuk hasil yang baik dan saya akan kembali dan sehat total baik itu secara pribadi dan berfungsi penuh dalam pelayanan. Aku sangat berterimakasih kepadaMu karena sudah mengangkatku, Jerry (suami) dan putra-putra kami juga seluruh keluargaku hingga ayahku. Meski kami lelah, tapi kami tetap berpegang teguh, " tutupnya.

Selain kematian ibunya, yakni Louis Evans, Shirer juga masih berduka atas kematian ayahnya, Tony Evans pada bulan November tahun 2019, kemudian berduka atas kehilangan adik perempuan ayahnya, Beverly Johnson pada Januari lalu bersama kepunakannya Wynter Pitts pada tahu lalu.

Meski alami situasi sulit, Shirer tetaplah setia kepada imannya. Dia bahkan menyebutkan bahwa kerinduan ibunya idalah anak-anaknya terus bertumbuh dalam hubungan pribadi dengan Tuhan dan mengembangkan warisan iman kepada keturunan demi keturunan.

"Jika ada satu hal yang bisa kamu lakukan untuk menghormati ibuku, maka itu tidak akan membuat hatiku terganggu. Ini justru membuatku semakin percaya kepada Allah seperti di Efesus 3:20 dan 21 , seperti  yang Dia katakan, "Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, bagi Dialah kemuliaan di dalam jemaat dan di dalam Kristus Yesus turun-temurun sampai selama-lamanya. Amin." kata Shirer.

Duh, sangat menginspirasi banget ya. Ternyata situasi sulit yang kita hadapi, tidak seberapa dibanding perempuan cantik ini. Patut ditiru semangat dan hatinya akan Allah.

Yap. semoga operasi Shirer lancar dan seperti imannya bahwa dia sembuh dan menjadi berkat untuk lebih banyak jiwa ya. Amin.

Sumber : cbn/ jawaban

Ikuti Kami