Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
964


“Saya dengar ada orang bilang gini. Udahlah hidup ini gak usah macem-macem. Kerja aja yang penting kamu jangan miskin. Kalau kamu susah ya kamu mesti rajinlah,” ucap Esra Manurung, salah satu anggota dari Million Dollar Table Round dan penulis buku laris Selling With Attitude.

Sebelum menjadi sesukses sekarang ini, Esra Manurung hanyalah seorang pekerja keras. Dia mempercayai prinsip kalau kerja keraslah yang membuatnya akan berhasil.

Sayangnya, sekeras apapun dia banting tulang setiap hari. Esra sama tetap saja merasa kurang. Dia menyadari ada yang salah dengan pola pikirnya. Dan ternyata benar, Esra baru tahu kalau ternyata dirinya sedang dibelenggu oleh mental miskin.

“Saya udah ngajar dari jam 10 pagi sampai malem. Saya ngajar les dari Utara, Timur, Selatan, Barat. Lima penjuru mata angin. Saya pergi ngajar, gak cukuplah. Kan saya heran, ‘Kenapa? Ada apa lagi?’ Ternyata itu mental miskin,” jelasnya.

Bagi Esra, mental miskinlah yang membuat seseorang selalu gak merasa cukup walau sebanyak apapun yang diperolehnya.

“Jadi mental miskin itu bisa juga membelenggu orang yang punya uang banyak. Selama dia merasa tidak cukup. Saya uangnya gak banyak tapi gak cukup juga,” ucapnya.

Esra semakin menyadari mental miskin yang membelenggunya dari latar belakang keluarganya. Sebagian hal itu dipengaruhi oleh latar belakang orangtuanya. Di satu sisi dia bertekad untuk tidak ingin menjadi sama dengan orangtuanya yang kurang berpendidikan. Lalu diapun mengejar pendidikannya. Lalu di sisi lain, dia juga harus menerima kenyataan bahwa dia adalah anak yang tertolak.

Baca Juga:

Bobby: Uang Buatku Sombong dan Tega Hancurkan Perasaan Istriku

Sejak Usia 8 Tahun Sudah Jadi Preman, Tapi Sekarang Richard Memilih Tuhan

Setelah mendapati kenyataan bahwa ayahnya kembali menikah dan punya anak lagi, Esra sempat berpikir untuk bunuh diri. Dia merasa hidupnya gak lagi berguna. Namun dia bisa melewati masa itu berkat lawatan Tuhan.

“Tapi sebelum saya memutuskan untuk bunuh diri, anehnya saya bertanya ‘Tuhan gimana. Bicara ama saya?’ Di titik itulah yang membuat akhirnya Tuhan berkenan untuk bertemu dengan saya. Dia menjawab saya dan sejak hari itu, semuanya berubah. Saya yang tadinya matanya ketutup, seperti ditutup katarak, tiba-tiba seperti rontok hanya karena satu kalimat yang Tuhan ucapkan,” jelasnya.

Tuhan ternyata menyampaikan pesan yang begitu kuat kepada Esra. Ayat Mazmur 27: 10 yang berkata, “Sekalipun ayahku dan ibuku meninggalkan aku, namun TUHAN menyambut aku.”

Saat membaca ayat itu, Esra merasa seperti kalimat itu masuk ke dalam dirinya. Dan dari sana Tuhan memberinya hikmat dan hati untuk mengampuni sang ayah. “Jadi saya memutuskan untuk mengampuni bapak, dibandingin semua kebaikannya, kesalahannya cuman satu. Fatal tapi satu. Saya sendiri masih minta maaf sama Tuhan. Berartikan saya juga mesti mengampuni seperti Tuhan juga mengampuni saya,” ungkapnya.

Setelah dibebaskan dari rasa tertolak tersebut, Esra pun mulai terdorong untuk menjadi wanita yang berprestasi. “Jadi partnership sama Tuhan itu udah pasti untung, bukan rugi. Udah pasti kita yang untung karena kita kan dapat sumber yang jauh lebih besar daripada diri kita,” terangnya.

Jika dulu dirinya berpikir kalau dia hanya perlu menerima takdirnya dilahirkan di keluarga yang biasa-biasa saja. Maka setelah mengalami lahir baru di dalam Tuhan, pola pikir Esra berubah total. Dia tak mau lagi terbelenggu di dalam mental miskin yang membuatnya tak maju-maju.

“Salah boleh dilahirkan di keluarga biasa-biasa atau terbelakang sekalipun. Tetapi masa depan saya tetap masa depan yang cerah dan penuh harapan,” katanya.

Dia sudah mengalami bahwa hidup di dalam Tuhanlah yang membuatnya melejit tinggi. Dan apa yang dia dapatkan saat ini gak terlepas dari campur tangan Tuhan.

Apakah kamu ingin mengalami kesuksesan seperti Esra Manurung? Carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya supaya apapun yang kita inginkan akan dipenuhi-Nya.


Buat kamu yang saat ini mungkin sedang mengalami masalah finansial, hubungan, pekerjaan dan sebagainya, kamu gak sendiri. Bagikan ceritamu bersama konseling center kami Sahabat24 dengan menghubungi di SMS/WA 081703005566 atau telp di 1-500-224 dan 0811 9914 240 bisa juga email ke [email protected] atau lewat  Live Chat dengan KLIK DI SINI.

Sumber : Solusi TV | Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Inovi Isdiyantoro 18 November 2019 - 21:01:35

Di phk

0 Answer

Aris Anto 18 November 2019 - 17:31:20

Is that...................(you)house?

0 Answer

Roi Tarihoran 18 November 2019 - 03:09:04

Apakah yang saya lakukan. Dengan situasi saya ini,.. more..

1 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 2


7267

Banner Mitra November Week 2