Lewat Pidatonya, Menlu AS Mike Pompeo Sampaikan 3 Tugas Seorang Pemimpin Kristen

Internasional / 15 October 2019

Lewat Pidatonya, Menlu AS Mike Pompeo Sampaikan 3 Tugas Seorang Pemimpin Kristen
Sumber: The Wall Street Journal
Lori Official Writer
3158

Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat Mike Pompeo dalam pidatonya pada Jumat (11/10), menyampaikan tugas utama seorang pemimpin Kristen setelah mendapat kritikan bahwa dia dinilai telah melakukan tindakan yang melampui batas, dimana dia dianggap telah memisahkan urusan gereja dan negara.

Dalam kegiatan Asosiasi Konselor Kristen di Nashville, Tennessee, Pompeo menekankan peran utama seorang pemimpin Kristen.

“Saya ingin memakai waktu saya hari ini untuk berpikir tentang apa itu menjadi pemimpin Kristen, seorang pemimpin Kristen di dalam tiga area. Pertama adalah disposisi (tugas surat menyurat). Bagaimana bisa seseorang menyampaikan tentang dirinya sendiri kepada dunia? Yang kedua adalah dialog, berbicara. Bagaimana kita terlibat dengan orang lain di seluruh dunia? Dan ketiga adalah keputusan, keputusa apa yang kita buat,” terang Pompeo.

Baca Juga : Mike Pompeo, Menlu Amerika Ini Ungkap Rahasia Kesuksesan Hidupnya Adalah Yesus

Bersamaan dengan pidatonya, Pompeo juga menceritakan soal bagaimana dirinya aktif dibidang keagamaan saat menjadi mahasiswa di West Point.

“Seperti kebanyakan orang, dan kamu tidak harus mengakuinya hari ini, tapi seperti kebanyakan orang, saya tumbuh di gereja dimana hubungan saya dengan Tuhan bukan sesuatu yang penting. Karena saya ditakdirkan untuk masuk dalam NBA. Tapi seiring bertambahnya usia, saat saya masuk Akademi Militer Amerika Serikat, ada dua pria muda yang mengundang saya ke sebuah persekutuan Alkitab. Mereka menjelaskan tentang firman Tuhan kepada saya. Dan setelah beberapa pelajaran dan pemuridan, mereka membantu saya memulai perjalanan bersama Kristus,” katanya.

Meskipun kondisi Amerika saat ini terbilang kurang baik, namun Pompeo tak sedikitpun menyinggung terkait hal itu. Dia memilih untuk mengkhususkan hari itu membicarakan soal kekristenan.

“Alkitab memanggil kita untuk ditransformasi oleh pembaharuan pikiran. Jadi saya membuka Alkitab di meja saya, dan saya mencoba setiap pagi untuk membaca Alkitab. Saya butuh pikiran saya diperbaharui dengan kebenaran setiap hari. Dan bagian dari kebenaran itu adalah seperti yang diingatkan anak saya kepada saya, harus selalu rendah hati,” jelasnya.

Lalu di akhir pidatonya, Pompeo mendorong semua hadirin untuk lebih dulu mengambil waktu pribadi dengan Tuhan setiap hari, sebelum bekerja sepanjang hari.

“Kalian semua harus berdoa saat kalian melakukan pekerjaan Tuhan, dan saya mau kalian terlibat dalam diplomasi Amerika,” pungkasnya.

Ya, sebagai pemimpin Kristen kita patut memahami apa peran utama kita. Sehingga kita bisa melakukannya sesuai dengan yang Tuhan mau.

Sumber : Timesofisrael.com | Jawaban.com
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?