Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
610


Rencana pemblokiran iklan rokok di internet oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengundang kontroversi dari banyak pihak.

Asosiasi Petani Tembakai Indonesia, Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia, Komunitas Kretek, Komite Nasional Pelestarian Kretek, Liga Tembakau dan lainnya menyampaikan keberatan mereka. Mereka mendesak pemerintah kembali meninjau ulang Surat Edaran Nomor TM.04.01/Menkes/314/2019 terkait pemblokiran iklan rokok tersebut.

“Kami mempertanyakan kepada Kominfo apa landasan hukum pemblokiran iklan rokok di internet? Karena regulasi yang ada terkait iklan rokok tidak ada satupun yang mengamanatkan pemerintah secara semena-mena memblokir iklan rokok,” kata Ketua Komite Nasional Pelestarian Kretek, Muhammad Nur Azami.

Dia menegaskan, dalam peraturan yang tertulis di pasal 40 PP 109 tahun 2012 disampaikan dengan jelas soal mekanisme penindaklanjutan iklan rokok yang tidak sesuai. Seperti dengan melakukan penarikan dan/atau perbaikan iklan, peringatan tertulis, dan/atau pelarangan sementara mengiklankan produk tembakau yang bersangkutan pada pelanggaran berulang atau pelanggaran berat.

Baca Juga : Sekali Rokok Dihisap, 4000 Racun Masuk ke Tubuh

Hal inilah yang membuat pihak-pihak pemroduksi rokok merasa keberatan dengan kebijakan baru tersebut.

Sementara seperti diketahui, pemblokiran iklan rokok muncul setelah adanya permintaan dari Kemenkes untuk memblokir iklan-iklan rokok yang melanggar UU 36/2009 tentang Kesehatan Pasal 46 ayat (3) butir c tentang promosi rokok yang memperagakan wujud rokok.

Permintaan Kemenkes ini disampaikan melalui Surat Menteri Kesehatan RI kepada Menteri Kominfo RI No. TM.04.01/Menkes/314/2019 perihal Pemblokiran Iklan Rokok di Internet pada Kamis, 13 Juni 2019 lalu.

Meskipun di Indonesia rokok adalah produk legal dari industri yang dilindungi oleh undang-undang. Namun kita tahu bahwa merokok itu tidak baik bagi kesehatan.

Faktanya, sebatang rokok mengandung zat adiktif yang sangat berbahaya bagi kesehatan jantung, paru-paru dan bagian tubuh lainnya. Saat asap rokok masuk ke paru-paru, 4000 jenis racun akan ikut masuk. Saat itulah organ tubuh akan mulai terjangkit penyakit. Data menunjukkan bahwa setiap menitnya, terdapat 10 orang meninggal akibat rokok.

Tentu saja logis bagi Kemenkes dan Kominfo untuk menerapkan kebijakan pemblokiran iklan rokok di internet. Apalagi jika iklan menyalahi aturan yang berlaku, termasuk dengan promosi yang terang-terangan.

Kalau kamu mencintai kesehatanmu, maka dukunglah pemerintah untuk mengurangi pemakai rokok setiap harinya, termasuk anggota keluargamu yang masih aktif merokok.

Sumber : Berbagai Sumber | Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Enda Napitupulu 19 January 2020 - 12:18:53

Bolehkan kita bekerja di lembaga syariah?

0 Answer

Supkariadi 19 January 2020 - 05:57:54

Hidup berjemaat yang baik itu seperti apa ?

0 Answer

Supkariadi 19 January 2020 - 05:52:15

Pengertian berjemaat dalam sebuah gerejs

0 Answer


King Wardi 16 January 2020 - 20:07:08
Saya mohon didoakan, agar saya mendapatkan pekerja... more..

Dianawaty 16 January 2020 - 15:05:05
apa yg harus ak lakukan hununganku dengan kakak yg... more..

sea_regardz 16 January 2020 - 10:12:26
Shalom bapak/ibu terkasih. Mohon sekali doa-doany... more..

Varris Sitio 7 January 2020 - 10:34:31
Syaloom, mungkin ini kedengaran seperti biasa namu... more..

Banner Mitra januari 3


7265

Banner solusi talks