Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
1167


Gereja Pantekosta di Indonesia (GPdI) tengah berduka, lantaran 3 pendeta mereka menjadi korban atas tumbangnya pohon di Kawasan Pantai Malalayang, Kota Manado.

Diketahui, waktu itu ketiga pendeta tersebut sedang duduk dan menikmati gorengan di bawah pohon yang rindang dan banyak daunnya.

Tiba-tiba sebuah pohon langsung roboh tanpa ada sebabnya. Bahkan menurut Aldy Chandra Yasin (20) warga Kelurahan Malalayang Dua yang juga ada di lokasi, dia mendengar suara pohon retak.

"Saat itu tidak ada angin, tidak hujan juga. Tapi beberapa saat kemudian saya mendengar ada suara pohon yang retak," jelasnya.

Dia juga sempat menyelamatkan dirinya dari pohon yang roboh itu.

"Saya langsung loncat berlari menyelamatkan diri saya. Sementara ketiga korban tertimpa pohon di lokasi kejadian," ujar Aldy.

Mendengar suara tersebut, warga langsung berkumpul mengerumuni lokasi dan ternyata sudah ada 3 orang korban yang tertimpah pohon.

Tidak hanya itu, ada banyak orang yang terkejut karena peristiwa itu, apalagi lokasi tersebut adalah wisata kuliner Pantai Malalayang, Kelurahan Malalayang Dua, Kecamatan Malalayang, Kota Manado, Sulawesi Utara yang selalu ramai di datangi oleh pengunjung dan ramai kendaraan.

Akibatnya, 2 orang meninggal dunia dan satunya masih dalam perawatan di Rumah Sakit.

Korban yang meninggal adalah Pdt Roy H Manueke (48), dan Stevanus Lamongi Mth (58). Sementara yang menjalani perawatan di Rumah Sakit adalah Pdt Yarnes Tamera (37).

Sebagai Ketua Majelis Daerah GPdI Sulut, Pdt. Yvone Awuy Lantu menyampaikan bela sungkawa yang begitu mendalam bagii keluarga korban yang ditinggalkannya.

"Tadi saya sudah ke rumah duka almarhum Stevanus di Pakowa, jenazah langsung dikuburkan, " ujar Pdt Yvone kepada tribunmanado. co. id,  27/6/2019.

Selain itu, Pdt. Roy juga mengatakan bahwa kematian adalah rahasia Tuhan, tapi berkaca dari kejadian ini, menurutnya harus ada yang perlu di evaluasi terhadap pengelolaan pariwisata di Manado.

BACA JUGA :

Habis Menusuk Pendeta, Orang Ini Ditemukan Tewas Mengenaskan!

"Pohon-pohon  yang berpotensi membahayakan harusnya di antisipasi jangan jatuh korban. Pohon sudah rapih ditumbangkan, diganti untuk peremajaan, " ujar dia.

Ternyata hal seperti ini nggak hanya sekali ini terjadi, melainkan beberapa tahun silam, Pdt. Roy juga mengingat bahwa pernah ada korban jiwa juga ketika sebuah pohon tumbang dan menimpa sebuah mobil di Wanea.

Bahkan pendeta tersebut juga berharap pemerintah Manado sudah seharusnya mengambil langkah agar hal ini tak terjadi lagi.

 "Sudah harus ada penelitian dari Pemerintah Manado memdata pohonnyang sudah agak rapuh, " ungkapnya. 

Sumber : berbagai sumber

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Gilang Angga 19 August 2019 - 19:48:37

Organisasi Yang di bentuk uni soviet untuk membend.. more..

0 Answer

Fatma Wati 18 August 2019 - 21:07:41

apa jawapan yang di berikan situs kami

0 Answer

Sofely Charolina Sinaga 18 August 2019 - 12:44:15

Syalom saya sofely charolina sinaga mau sharing se.. more..

1 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7274

Banner Mitra Agustus Week 3