Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
338


Paus Fransiskus mengatakan bahwa tak ada ruang untuk mementingkan diri sendiri dalam kekristenan. Dia mendasarkan hal tersebut dengan hidup kekristenan mula-mula.

“Komunitas orang percaya membuang individualisme demi hidup bersama dan solidaritas. Tak ada tempat untuk mementingkan diri sendiri sebagai orang Kristen,” kata Paus Fransiskus saat menyampaikan khotbah di Misa di Lapangan Santo Petrus, Rabu (26/6).

Berdasarkan kisah jemaat mula-mula yang ditulis di Kisah Para Rasul, orang percaya saat ini hidup dengan cara yang sangat spesifik. “Mereka mengabdikan diri pada pengajaran para rasul dan kehidupan komunal, untuk memecah-mecah roti dan berdoa,” jelas Paus.

Baca Juga:

Paus Fransiskus : Tanpa Roh Kudus Kehidupan Kristen Kita Akan Berantakan

Tempayan Baptisan Kuno Ditemukan di Gereja Kelahiran Yesus, Begini Bentuknya…

Dia menjelaskan, kehidupan Kristen mula-mula mempraktikkan hubungan berkualitas melalui persekutuan bersama. Mereka memecah-mecah roti dalam perayaan Ekaristi dan berdoa dengan khusyuk kepada Tuhan.

Cara hidup Kristen di jaman ini sangat jelas berbeda dengan cara hidup masyarakat Kristen saat ini. Saat ini, banyak masyarakat lebih individualis, cuek dan cenderung merugikan orang lain.

“Karenanya baptisan mengungkapkan ikatan intim antara saudara-saudara dalam Kristus, yang dipanggil untuk berbagi, mengidentifikasi diri mereka dengan orang lain dan untuk memberi sesuai dengan kebutuhan masing-masing,” katanya.

Dengan demikian, Paus berdoa supaya Roh Kudus bekerja di tengah kehidupan kekristenan. Sehingga semua orang percaya bisa menjadi tempat yang nyaman dan tepat untuk mengalami kehidupan baru, persekutuan yang erat dan tempat untuk mengalami Tuhan sendiri.

Dalam Kisah Para Rasul 2: 46-47 dikatakan, “Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati, sambil memuji Allah.” Inilah cara hidup jemaat mula-mula di masa Alkitab. Sebagai orang Kristen, apakah kita bisa melakukan hal yang sama di masa ini?

Sumber : Catholicnewsagency.com | Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Frandilly Juandika 22 August 2019 - 13:59:05

ini admin aku tadi malam mimpi di dalam mimpi saya.. more..

0 Answer

Devi Panjaitan 22 August 2019 - 09:46:21

Saya sedang dilema dgn bbrpa pilihan. Pertama sy s.. more..

0 Answer

agung setiawan 21 August 2019 - 14:27:12

Sebuah mesin yang bekerja menurut daur carnot men.. more..

0 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7275

Banner Mitra Agustus Week 3