Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
851


Tepat pada 13 Mei 2018 silam, Indonesia dihebohkan dengan serangan bom bunuh diri di tiga gereja di Surabaya. Akibat serangan ini, puluhan nyawa jadi korban.

Peristiwa mengerikan ini tentu saja belum lekang dalam ingatan. Khususnya bagi gereja yang terdampak saat itu seperti Gereja Santa Maria Tak Bercela, Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS), dan Gereja Kristen Indonesia (GKI).

Sebagai bentuk penghormatan terhadap kepada para korban, gereja pun ini menggelar doa bersama.

Gereja Santa Maria Tak Bercela, misalnya, menggelar peringatan setiap bulan hingga puncak peringatan bom Surabaya pada Senin hari ini.

Baca Juga:

Tiga Gereja di Surabaya Diguncang Ledakan Bom

Kaleidoskop 2018: 3 Bom Bunuh Diri & Serangan Gereja Jadi Aksi Teroris Terburuk Tahun Ini

Bagi jemaat gereja ini, peristiwa teror bom saat ini bukan sekadar peringatan tetapi juga dimaknai sebagai tragedi penggugah iman. Dalam peringatan ini, para jemaat mengikuti ziarah ke makam para korban bom.

Lalu akan dilanjutkan dengan menggelar gaung peringatan malam ini yang disertai dengan doa dan misa kudus. Bersama dengan itu, mereka juga mengundang tokoh-tokoh lintas agama dan aparat keamanan untuk hadir dalam peringatan malam ini.  

“Kami mengundang teman-teman lintas agama, GKJW mengadakan operet dan teman-teman muslim ada hadrah dan mungkin juga dari teman-teman lain ada paduan suara,” kata Ping Teja, Ketua Pelaksana peringatan satu tahun bom Surabaya.

Berbeda dengan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro, memilih untuk tidak melakukan peringatan dalam bentuk apapun.

“Peristiwa satu tahun bom Surabaya, GKI tidak melakukan peringatan dengan tema khusus, hanya ibadah seperti biasa, sesekali pendeta menyisipkan kutipan peristiwa dalam khotbahnya,” kata Satrio Efendy, Anggota Majelis Jemaat GKI.

Dia menjelaskan, gereja tak perlu menggelar peringatan khusus untuk tidak mengungkit kembali kesedihan atas luka batin akibat peristiwa itu.

“(Tidak diperingatinya) Satu tahu bom Surabaya ini agar tidak mengenang kesedihan tapi sebagai ajang untuk mempererat kebersamaan,” katanya.

Sementara Gereja Pantekosta Pusat Surabaya (GPPS) belum dipastikan apakah akan menggelar peringatan serangan bom ini.

Sumber : Tribunnews.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Yehezkiel 23 February 2020 - 00:16:02

Bebas dari pornografi

0 Answer

pengiran lang 21 February 2020 - 19:48:28

Menjaga untuk tetap hidup kudus

0 Answer

Itin N 21 February 2020 - 02:41:08

Cara berhenti dari kecanduan judi

1 Answer


Erwin Elwuar 14 February 2020 - 02:41:47
Shaloom.... Sahabat Jawaban.com bersama semua saha... more..

sutan samosir 5 February 2020 - 05:41:05
Mohon bantuan dukungan doanya untuk saya hari seni... more..

Robs Teng 26 January 2020 - 21:15:09
Terima kasih Tuhan Yesus atas segala penyertaanMu ... more..

[email protected] 22 January 2020 - 18:35:12
Saya sedang ada masalah financial, mohon bantu did... more..

Banner Mitra Februari 2020 (3)


7263

Banner Mitra Februari 2020 (3)