Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Inta

Official Writer
306


Belum lama ini, seorang teman bercerita tentang kebiasaannya yang sering impulsif saat berbelanja. Perilaku impulsif adalah kondisi saat seseorang mendapatkan dorongan untuk melakukan sebuah tindakan tanpa memikirkan konsekuensinya terlebih dahulu.

Kita pasti pernah, niat hati pengin beresin pakaian yang ada di lemari, eh yang ada justru menyesal karena ternyata ada banyak pakaian yang dibeli ternyata tidak begitu kita butuhkan. Nggak cuma melulu soal bagaimana kita mengumpulkan uang, menghabiskan uang juga diperlukan sikap diri yang bijak, lho.

Agar kita nggak salah langkah dalam menggunakan uang, 5 cara ini baiknya dibuka dengan Amsal 14:15, "Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya."

1. Nggak perlu buru-buru dalam mengambil keputusan

Sepenting apa pun kebutuhan kita, ada baiknya untuk mengambil langkah mundur dan berpikir dua kali saat hendak mengeluarkan uang. Seringkali, kita berbelanja karena mengedepankan emosi, bukan karena kita benar-benar membutuhkannya. Iya, iklan itu memang manis. Tetapi, akan lebih manis lagi kalau kita berhasil membeli sesuatu atas dasar butuh.

2. Makin besar keputusannya, yakinkan pada diri kalau kita perlu waktu untuk memutuskannya

Ada banyak hal yang bikin kita bangkrut dalam hitungan hari. Salah satunya adalah ketika kita butuh uang untuk pengobatan atau pendidikan. Untuk itu, semakin besar keputusan yang akan kita ambil, selalu ingatkan pada diri kalau kita perlu waktu untuk memikirkannya terlebih dahulu.

3. Sambil menunggu, coba tanya rekomendasi

Bisa dari orang yang sudah berpengalaman, atau juga profesional. Terlebih kalau keputusannya seputar keuangan jangka panjang seperti asuransi, investasi, atau biaya pendidikan. Baik itu secara teori atau pengalaman, setidaknya mendatangi mereka bisa membekali kita agar lebih mantap dalam mengambil keputusan nantinya.

4. Lagi, menunggu dan minta hikmat dari Tuhan

Seperti yang dikatakan di atas tadi, kita nggak cuma harus pintar mencari uang. Kita juga harus pintar dalam hal menggunakannya. Minta hikmat Tuhan agar kita bisa menggunakan uang dengan bijak dan sesuai dengan apa yang kita butuhkan. Ketika kita menghadap Tuhan, percaya deh, apa pun keputusannya nanti, hal itu bisa dipastikan akan membuat kita jadi lebih damai sejahtera.

5.  Mencoba berpuasa

‘Uang ya uang kita, kok ya buat pakenya aja harus puasa, sih?’ Coba deh kita ambil waktu sejenak. Kalau emang pinter nyari uang aja cukup, kenapa kenyataannya ada banyak orang yang gajinya puluhan juta, tetapi masih saja kehidupannya nggak pernah cukup dan damai sejahtera?

Menjauhkan diri dari makanan bisa membuat kita jadi lebih tertarik pada Tuhan secara emosional. Puasa juga bisa menjadi cara agar kita bisa mendengar kehendak Tuhan atas apa yang kita miliki, salah satunya adalah uang yang kita miliki.

Lukas 12:15, "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."

Lewat 5 cara di atas, semoga kita bisa mulai mengerem kebiasaan buruk saat menggunakan uang, ya. 

Sumber : crosswalk/jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Inovi Isdiyantoro 18 November 2019 - 21:01:35

Di phk

0 Answer

Aris Anto 18 November 2019 - 17:31:20

Is that...................(you)house?

0 Answer

Roi Tarihoran 18 November 2019 - 03:09:04

Apakah yang saya lakukan. Dengan situasi saya ini,.. more..

1 Answer


surya 10 November 2019 - 18:37:53
Hi teman teman JC, nama saya surya, saya mengalami... more..

marisca benedicta 9 November 2019 - 10:23:48
tolong bantu doa, agar saya terlepas dri jeratan h... more..

Joice Merry 6 November 2019 - 13:22:01
Mohon topangan doa agar Supaya tidak khawatir akan... more..

Aneke Ane 5 November 2019 - 05:23:34
Saya ane. Saat ini saya merasa berada dititik ter... more..

Banner Mitra November Week 2


7267

Banner Mitra November Week 2