Lori Mora

Official Writer
4766


Untuk pertama kalinya Universitas Hebrew, Yerusalem, Israel membuka naskah-naskah milik peraih Hadiah Nobel terkenal sekaligus fisikawan Albert Einstein. Naskah-naskah itu sendiri adalah hasil tulisan tangan Einstein dan sama sekali belum pernah dilihat.

Pembukaan naskah miliknya tersebut berkaitan dengan peringatan 140 tahun kelahiran Einstein, yang adalah salah satu pendiri dari kampus khusus untuk keturunan Yahudi itu. Terdapat sekitar 110 buah naskah miliknya yang dipajang di Universitas Hebrew itu.

Menariknya, satu dari ratusan naskah itu membuktikan tentang agama yang dianut Einstein. Surat itu ditujukan kepada temannya seorang fisikawan bernama Michele Besso. Di dalamnya, dengan bercanda, Einstein menggoda Besso, yang lahir dalam keluarga Italia-Yahudi, karena pindah agama menjadi Kristen. Katanya, “Kamu pasti tak akan masuk neraka, bahkan kalau kamu dibaptis.”

Dia bahkan menyampaikan kekagumannya kepada Besso yang gigih belajar bahasa Ibrani. “Sebagai seorang goy (non-Yahudi), kamu tak diwajibkan untuk belajar bahasa kami. Sementara aku yang lahir sebagai ‘Yahudi asli’ merasa malu karena aku gak tahu apa-apa soal bahasa (Ibrani) itu. Tapi aku lebih suka merasa malu daripada mempelajarinya,” tulis Einstein.



Sementara naskah lainnya menunjukkan kekuatirannya pada keberadaan Nazi Jerman kala itu. Salah satunya adalah surat yang ditulis kepada putranya, Hans Albert di Swiss pada tahun 1935 yang berisi peringatan akan kebangkitan Nazi Jerman.

“Aku membaca dengan sedikit kuatir kalau ada cukup banyak pergerakan (Nazi Jerman) di Swiss, yang dihasut oleh bandit-bandit Jerman. Tapi aku percaya kalau di Jerman segalanya perlahan mulai berubah. Mari berharap kita tidak menghadapi perang Eropa pertama…Kalau mereka muncul satu setengah tahun yang lalu, hal itu akan lebih baik dan mudah (sekarang),” tulisnya.

Baca Juga :

Kabarkan Injil di Jalanan, Pria Ini Malah Dituduh Rasis, Kok?

Patung Gereja Makam Suci Yesus Seberat 900 Kilogram Ini Diangkut dari Yerusalem

Seperti diketahui, Einstein melarikan diri dari Berlin pada tahun 1922 setelah mendapatkan ancaman dari sekelompok orang.

Namun sebagai fisikawan cerdas, Einstein tidak mengingkari keberadaan Tuhan di alam semesta. Bahwa dia percaya kalau alam semesta ini dikendalikan oleh sebuah kekuatan yang lebih besar. Di wikipedia disebutkan kalau Einstein sendiri lebih menganut kepercayaan pantheisme spinoza yang percaya kalau segala sesuatu yang terjadi di dunia di bawah kendali Tuhan. Kepercayaan inilah yang membuatnya berani berdebat dengan dosennya yang atheis saat duduk dibangku mahasiswa. Kala itu Einstein membuat sang dosen terdiam dengan penjelasannya soal keberadaan Tuhan diantara gelap dan terang.

Sumber : Cbn.com/Jawaban.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Erik Siahaan 27 May 2020 - 08:13:10

Karena Anak Manusia adalah Tuhan atas hari Sabat.".. more..

0 Answer

Margaretha Ltor 15 May 2020 - 11:07:59

Apa yg kita harus lakukan,,untuk tau ada atau tida.. more..

2 Answer

tolala 2 May 2020 - 03:25:35

Covid 19

1 Answer


IMA SAMOSIR 29 May 2020 - 14:22:54
'Terimkasih Tuhan Yesus untuk Semua yg Terjadi did... more..

Dian Parluhutan 7 May 2020 - 23:12:30
shalom Saudara-saudari yang terkasih, mohon doan... more..

anre vin 21 April 2020 - 13:19:08
Nama saya Ernawati, saya minta tolong saya jatuh d... more..

Reginald Rambing 14 April 2020 - 14:28:50
Saya minta dukungan melalui bantuan doa dari sauda... more..

Banner Mitra Juni Week 1-2


7252

Banner Mitra Juni Week 1-2