Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
166


Setiap orangtua pasti berharap kalau semua anak-anaknya, kelak setelah dewasa, akan menikah dan menjalani bahtera rumah tangga yang bahagia.

Karena harapan inilah, banyak orangtua yang kemudian berusaha untuk tetap mempertahankan pernikahannya. Mereka takut dengan masa depan anak jika ternyata pernikahannya malah hancur karena perceraian atau penuh dengan begitu banyak konflik.

Tapi tahukah kamu, kalau satu-satunya cara yang paling sehat untuk mengajarkan anak tentang pernikahan adalah menjalaninya dengan bahagia. Orangtua adalah role model yang akan menjadi panutan bagi anak. Saat mereka menyaksikan ayah dan ibunya bahagia, mereka pasti akan mendambakan kehidupan demikian kelak saat menikah.

Sayangnya, ada banyak orangtua yang terjebak di dalam pernikahan. Mereka lupa mengajarkan pelajaran berharga soal pernikahan menyenangkan dan bahagia kepada anak-anak mereka. Mereka menjadi terlalu serius, terlalu perfeksionis dan sibuk.

Para orangtua menjadi sangat serius, karena mereka berpikir mereka punya tanggung jawab yang sangat penting dalam kehidupan rumah tangganya. Mereka berpikir bahwa ada anak yang sangat bergantung kepada mereka.

Tapi di sisi lain, anak-anak juga berhak untuk menyaksikan dan menikmati pernikahan orangtua. Dan menjalaninya dengan menyenangkan adalah cara terbaik untuk mengajarkan anak soal indahnya sebuah pernikahan.

Baca Juga :

Orangtua, Inilah Kata-kata Berkat yang Perlu Kamu Ucapkan Ke Anak Saat Ulang Tahunnya

Biarkan Anak Main di Luar Rumah Jadi Kontroversi, Ini Alasannya

Dalam Amsal 5, Raja Salomo memperingatkan putranya untuk menjauhi perempuan yang tak benar. Di ayat 14, Salomo bahkan mengungkapkan bagaimana dia nyaris terjerumus dalam sebuah kebiasaan yang kurang baik. Setelah menyampaikan peringatan dengan kata ‘jangan’ dan ‘awas’, dia menyampaikan kata perintah. “Diberkatilah kiranya sendangmu, bersukacitalah dengan isteri masa mudamu…” (Amsal 5: 18)

Salomo menasihati putranya untuk menjauhi perzinahan. Lalu dia memerintahkan untuk menikmati istri masa mudanya (pernikahannya).

Ya, setiap anak mengharapkan nasihat baik dari orangtuanya. Mereka ingin supaya orangtuanya menaruh harapan yang besar atas pernikahan anak-anaknya kelak.

Dan menjalani pernikahan yang menyenangkan adalah cara terbaik untuk mengajar anak tentang pernikahan. Karena saat orangtua bahagia, otomatis hal itu akan tertransformasi kepada anak-anak. Jadi, bersenang-senanglah. Sekali-kali bersikaplah konyol di depan anak-anakmu. Biarkan anak merasakan kedekatan dengan ayah dan juga ibunya.

Tunjukkan kepada anak, kalau ayah dan ibunya adalah pasangan yang bahagia dan menikmati kesenangan bersama anak-anak mereka. Karena saat pernikahan bahagia, maka anakpun akan merasa lebih baik.

Sumber : Theparentcue.org/jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

rina ashari 15 February 2019 - 04:48:52

makanan yang baik untuk ibu hamil usis di atas 40 .. more..

0 Answer

Ria Lukita 14 February 2019 - 20:53:48

Pelecehan

0 Answer

Margareth 12 February 2019 - 20:29:50

Sudah bertahun tahun saya tidak pernah berdoa, say.. more..

0 Answer


Abigail Eleanor 11 February 2019 - 18:23:08
Tolong doakan saya lg mencari kerja..usia saya 35t... more..

A 8 February 2019 - 17:48:57
Tes

Viona 7 February 2019 - 10:54:05
Saya mohon dukungan dalam doa untuk pasangan hidup... more..

Rio Hascaryo 7 February 2019 - 08:48:26
Thanks buat kemarin, saya dapat melalui hari denga... more..

Banner Mitra Week 3


7234

advertise with us