Pertemanan Perlu Diusahakan, Inilah 4 Penjelasan Bahwa Kita Perlu Memeliharanya! (Part 2)

Single / 11 December 2018

Pertemanan Perlu Diusahakan, Inilah 4 Penjelasan Bahwa Kita Perlu Memeliharanya! (Part 2)
Sumber: Odyssey
Inta Official Writer
2156

Pada artikel sebelumnya, kita sudah mengetahui dua alasan mengapa pertemanan itu penting untuk kita pelihara. Berikut adalah dua alasan lain yang menjadikan pertemanan itu juga penting.

3. Arti dari pertemanan yang sejati

Pada poin ini, kita harus mengetahui bahwa pertemanan lebih dari hubungan horizontal antara manusia. Kita diciptakan untuk bersekutu dengan Tuhan. Tuhan menciptakan setiap kita agar mengenalNya. Yesus Kristus bukan hanya seorang Raja di atas segala Raja, melainkan juga adalah Teman bagi orang yang berdosa.

Yesus adalah teman sejati kita. Tepat sebelum diriNya disalibkan, Ia berkata, "Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya. Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu." (Yohanes 15:13-14).

Yesus ingin kita memahami kalau salib merupakan tindakan yang paling heroik dalam sejarah. Yesus ingin kita memahami siapa kita, yaitu teman-teman yang dikasihiNya. Hal ini tidak lantas mengurangi otoritasNya dalam kehidupan kita, karena dia mengatakan bahwa kita adalah temanNya kalau kita melakukan perintah-perintahNya. Dia bukan sekedar Raja atau Teman, melainkan keduanya.

Ketika kita memahami visi Tuhan ini, maka kita akan semakin mengenal arti pertemanan yang sebenarnya. Tinggi atau rendahnya sikap kita menghargai persabahatan dengan Kristus akan mempengaruhi tinggi atau rendahnya cara kita memandang pertemanan secara umum, begitu pula sebaliknya.

4.  Prioritaskan pertemanan kita

Setelah memahami tiga poin-poin tentang pertemanan, kita akan mencapai sebuah pertemanan yang jauh lebih dalam. Sebuah pertemanan tidak hanya terjadi begitu saja. Kita perlu sebuah usaha untuk bisa mendapatkannya.

Kita perlu telinga yang mendengarkan, juga mulut yang penuh hikmat. Kita harus bisa bersikap terbuka kepada teman kita. Kita harus bisa menemukan cara-cara kreatif yang bisa digunakan secara praktis untuk menjalin kehidupan yang lebih baik lagi.

Bentuk praktisnya bisa beragam, bisa jadi kita harus meluangkan waktu untuk bisa sarapan atau makan siang bersama mereka. Bisa juga dengan meluangkan waktu untuk menonton bersama, atau sekedar mengobrol persoalan yang kita alami dalam sehari-hari.

Setiap upaya yang kita lakukan untuk memperdalam sebuah hubungan sangatlah berarti. Hubungan tidak melulu soal pasangan hidup. Seorang teman sejati jauh lebih berharga dibandingkan dengan membuat kita nyaman atau memberikan bantuan. Persahabatan yang sejati dapat memberi warna dalam kehidupan sehari-hari.

Setiap orang itu unik, kita akan belajar mengenai mereka satu per satu. Ketika mendengar lebih banyak, kita akan lebih mengenal pribadi yang berbeda secara latar belakang, pendidikan, dan masih banyak lagi.

Jadi, seberapa banyak kita sudah bayar harga untuk menjalin sebuah pertemanan yang sejati?

Sumber : relevant
Halaman :
1

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?