Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login
Perlindungan Tuhan Hanya Sedekat Hubunganmu Dengan-Nya, Carilah Dia Lebih Dulu! Sumber :

8 December 2018

December 2018
MonTueWedThuFriSatSun
12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31
 820
[Daily Devotional]

Perlindungan Tuhan Hanya Sedekat Hubunganmu Dengan-Nya, Carilah Dia Lebih Dulu!

Mazmur 91: 11

….sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkan-Nya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.


Bacaan Alkitab Setahun:  Mazmur 10; Wahyu 16; Nehemia 12-13

Seorang teman berbagi kisahnya denganku. Begini ceritanya:

“Ibuku menikah dengan Ayah dan mendapati kalau dia mengalami perlakuan kasar. Bukan saja hanya ibu yang mengalami pelecehan. Kami, anak-anaknya juga kerap dibentak. Beberapa tahun kemudian, sebelum ibu meninggal, dia pun memberitahukan beberapa kejadian yang dialaminya kepadaku.

Dia mengaku kalau ayah suka marah-marah tanpa sebab. Kemungkinan karena masalah yang sangat sepele. Seperti kentang bakar. Atau ucapan ibu yang mungkin tanpa sadar salah. Sifat pemarah ayah membuat hidup kami tertekan. Ayah bahkan pernah marah besar seperti ledakan gunung api.

Tapi di tengah kehidupan yang penuh tekanan itu, ibu selalu belajar untuk bergantung kepada Yesus. Sejak menikah dengan ayah, dia mendorong dirinya jadi pribadi yang lebih kuat di dalam Tuhan. Aku benar-benar percaya dia pasti akan mati di tangan ayah, kalau saja tidak dengan perlindungan Yesus.

Dia memberitahuku suatu kali dimana ketakutan di kamar dan mendengar teriakan ayah berkata, “Aku akan membunuhmu.”

Saat itu di tengah rasa lelahnya dia berdoa, “Tuhan, tolong selamatkan aku atau bawalah aku. Aku sangat lelah.”

Ayah lalu melangkah menuju kamar. Dia sudah siap untuk melakukan apa yang dia ucapkan.

Tapi saat dia sampai di depan pintu kamar yang sudah terbuka, dia terpelanting seolah-olah dia menabrak pintu kaca yang tidak kasat mata. Dia pun roboh ke lantai.

Dengan penuh rasa takjub, ibu menggeleng-gelengkan kepala yang dipenuhi rambut coklat gelapnya. Dia benar-benar tercengang dengan apa yang terjadi.

“Aku akan memberimu ini,” kata ayah saat dia kembali bangkit untuk menyerang ibu untuk kedua kalinya. Tapi dia kembali seolah memukul sesuatu yang tak terlihat dan terpelanting kembali. Akhirnya dia menyerah dan terhuyung di kursi malasnya di ruang tamu.

“Dia tidak pernah membicarakannya lagi,” kata ibu menjelaskan apa yang terjadi setelah peristiwa itu.

Lalu aku bertanya alasan kenapa ibu tidak meninggalkan ayah. “Pendeta mengatakan kepada ibu kalau hal itu bukanlah tindakan yang bermoral. Dia mengatakan kalau ibu tidak boleh memancing dia untuk marah. Aku sudah mencoba, Tapi hal itu tetap tak berhasil.”

Pada kesempatan yang lain, setelah kami, anak-anaknya tumbuh dewasa dan menikah, mereka pindah ke rumah yang dilengkapi denga sebuah kolam renang di pinggiran kota. Ibu bukan seorang perenang yang hebat tapi dia suka sesekali berenang di air dingin di musim panas yang terik. Suatu hari dia mengapung di kolam renang. Dia melihat ayah menghentak dan mengacungkan tinju ke arahnya sambil mengucapkan sumpah serapah.

“Aku akan menenggelamkanmu di sini sekarang,” kata ayah.

Dia menenggelamkan ibu ke dalam air dan menarik lengan ibu. Tapi sama sekali tak berhasil. Setiap kali dia mulai meraih lengan ibu, dia tetap gagal.

“Rasanya seperti tubuhku berminyak,” katanya.

Akhirnya karena frustrasi, ayah beranjak meninggalkan ibu sembari mengucapkan sumpah serapah.

Tak lama setelah itu, Tuhan berbicara di dalam hati ibu.

“Aku telah menyelamatkanmu berkali-kali dari tangan pembunuh. Kamu tidak boleh terus berasumsi kalau Aku akan menyelamatkanmu. Kamu harus bertanggung jawab. Sudah waktunya bagimu untuk menjauh darinya. Tinggalkan dia dan jangan kembali lagi.”

Ibu akhirnya meninggalkan ayah. Kami semua bahkan membantu ibu untuk menghilang dari ayah. Akhirnya, di usia 50-an dia sepenuhnya terlepas dari segala tindakan pelecehan yang dialaminya dari ayah.

Tuhan itu murah hati. Dia mau semua orang datang kepada-Nya daripada harus masuk ke dalam api neraka. Dia akan melakukan apapun untuk membawa domba-dombanya pulang.

Ayah kemudian bertobat di tahun-tahun terakhir hidupnya. Meskipun begitu ingatan akan perbuatannya di masa lalu masih terus melekat kuat. Dia sama sekali tak percaya kalau dosa-dosanya dihapuskan oleh darah Yesus. Dia tetap hidup dalam ketakutan akan neraka.

Saat ayah berusia 80-an dan masih bisa melihat dengan jelas, dia masuk panti jompo, sekali-kali keponakannya datang berkunjung.

Dia menyapa dengan gembira. Katanya, “Aku tidak akan ke neraka. Mereka memanggilku lewat telepon dan mengatakan itu kepadaku. Mereka bilang kalau kematianku hanyalah proses perubahan menuju kehidupan yang lain.”

Di akhir hidupnya, ayah meninggal dengan damai. Dia meninggal mendadak sebulan kemudian. Dan kamar ayah sama sekali tidak diisi dengan fasilitas telepon.

Apa yang dialami ayah temanku persis sama seperti yang disampaikan Petrus. Bahwa Tuhan sendiri tidak menghendaki ada satu orang pun yang binasa karena dosa-dosanya. “…tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.” (2 Petrus 3: 9b)

 

Jika Tuhan ada dipihak kita, siapa yang jadi lawan kita

 

Hak cipta Sally Jadlow, diterjemahkan dari Cbn.com

Sumber : Jawaban.com

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Share this article :

Ilal 25 May 2019 - 12:58:44

Diketahui fungsi A =(1,2,3,4) ke B(5,6,7) ditanyak.. more..

0 Answer

Imanuel Tomahua 25 May 2019 - 00:04:20

Kami dukung dlm doa

0 Answer

Amujas Serang 24 May 2019 - 17:23:24

Bagai mana menjadi pribadi yang lebih baik

0 Answer


Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:05
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

Dendank 15 May 2019 - 19:54:04
Saat Ini saya sangat membutuhkan Dana 400 ribu unt... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

banner mitra mei week 3-4


7248

Testify20