Mengenang George H.W. Bush, Saat Dia Menemukan Cinta Sejatinya, Barbara di Hari Natal

Mengenang George H.W. Bush, Saat Dia Menemukan Cinta Sejatinya, Barbara di Hari Natal

Puji Astuti Official Writer
1363

Mantan PresidenAmerika Serikat George H.W. Bush meninggal dunia pada 30 November 2018 lalu, tentu hal ini meninggalkan duka di hati masyarakat Amerika. Presiden ke 41 Amerika ini meninggal di usia 94 tahun, hanya beberapa bulan setelah sang isteri, Barbara yang mangkat pada bulan April 2018.

Ya, pasangan Bush danBarbara ini selalu terlihat romantis walau telah menjalani 73 tahun pernikahan.Bahkan maut pun sepertinya tidak bisa memisahkan mereka, karena Bush segeramenyusul Barbara, begitu cinta sejatinya itu meninggal.

Pria bernama lengkap George Herbert Walker Bush bertemu dengan Barbara di tahun 1941, saat dansa Natal di Greenwich Country Club, di Conneticut. Saat itu Barbara baru berusia16 tahun dan Bush berusia 18 tahun.

Barbara menggambarkan pertemuan itu sebagai cinta pada pandangan pertama, ia menyebut George sebagai “heavenly boy”. Empat tahun kemudian, keduanya melangsungkan pernikahan, tepatnya pada 6 Januari 1945. Dari pernikahan tersebut mereka dikaruniai enam orang anak, George Jr, Robin, John Ellis (Jeb), Neil, Marvin dan Dorothy.

Baca juga : 

Kisah Pertobatan Seorang Mantan Presiden Bush

Bush, Kebanggaan Seorang Ayah

Ron Kaufman, asisten saat George H.W. Bush menjadi presiden menyebutkan bahwa warisannya yang paling berarti dari George dan Barbara adalah “cinta sejati mereka dalam segala usia”, mengingat bagaimana mereka melewati berbagai suka dan duka dalam perjalanan hidup.

Mereka pernah melewati hubungan jarak jauh saat George bertugas di Angkatan Laut, dan sering saling berkirim surat cinta.

“Aku sangat mencintaimu, kekasihku, dengan segenap hatiku dan tahu bahwa kamu mencintaiku sangat berarti bagiku. Seringkali aku membayangkan tentang sukacita yang tak terkatakan yang akan menjadi milik kita suatu hari nanti. Betapa beruntungnya anak-anak kita karena akan memiliki ibu sepertimu..” demikian tulis George pada Desember 1943.

Pasanganini menunjukkan kesatuan dan kesehatiannya bahkan saat memasuki dunia politik,dan berhasil melewati berbagai ujian. Mereka kuat baik di depan publik maupun dibalik pintu rumah mereka.

Duaorang sosok yang berpengaruh di dunia yang patut diteladani bukan? Ya, cinta sejati itu bukan mitos. Hal itu nyata dan dibuktikan oleh George dan Barbara. Namun membangun dan mempertahankan cinta sejati butuh kerja keras dan kemauan dari kedua belah pihak. 

Apakah kamu memiliki masalah dalam hubunganmu dengan pasangan dan rindu pertolongan Tuhan sehingga bisa memiliki pernikahan seperti kisah di atas, yuk hubungi Sahabat24 sekarang juga di SMS/WA  atau telp di 1-500-224 dan 0811 9914 240 bisa juga email ke [email protected] atau lewat  Live Chat dengan KLIK DISINI.

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami