Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Naomii Simbolon

Official Writer
1076


Manusia hidup di dunia ini nggak pernah jauh dari kata masalah. Sekalipun kamu sudah menerima Kristus sebagai Juruselamat kamu, menjadi Kristen dengan iman yang sangat luar biasa dan lain sebagainya, tetap saja yang namanya masalah selalu ada.

Bukan karena Tuhan nggak sayang sama kamu, tapi justru Dia izinkan masalah dan proses terjadi untuk menguji kita dalam hidup ini.

Semakin tinggi iman yang dimiliki manusia maka semakin tinggi tingkatan masalah yang datang tapi nggak akan melebihi batas kemampuan batas manusia tersebut.

Cuma yang sering terjadi adalah ketika kita berjalan dalam proses, kita menjadi orang yang sangat lemah dan cenderung mengasihani diri sendiri sehingga kalah sebelum berperang.

Sebagai anak Tuhan, kita nggak seharusnya mudah menyerah terhadap si iblis. Kita harus memerangi dia dengan kuasa dalam nama Yesus.

Jika hari-hari ini kamu cenderung kalah berperang melawan si jahat, mungkin hal-hal dibawah ini menjadi penyebabnya. Ketahuilah dan perbaiki :

1. Kamu nggak berjalan dalam integritas

Integritas apa yang dimaksud?

Yap, integritas dalam melakukan apa yang benar, bahkan ketika nggak ada orang yang melihat.

Kurangnya integritas seringkali bisa ditutupi dengan kebohongan-kebohongan putih dan rasionalisasi yang mengatakan, "ini cuma dosa kecil saja."

Namun kita tahu bahwa berbuat benar namun mengandung ketidakbenaran adalah dosa (Yakobus 4:17).

Integritas adalah sikap kebenaran yang tak tertipu atau negosiasi dengan godaan yang menggiurkan, yang tak memberitahu rahasia si A kepada orang lain meski godaannya cukup berat.

Misalnya nih, jika kamu sudah berdoa untuk promosi pekerjaan, dan kamu selalu terlambat untuk bekerja, ngambil waktu 30 menit ekstra untuk istrahat makan siang. Itu bukan sebuah integritas.

Cukup sederhana, beberapa orang diizinkan oleh Tuhan nggak menang dalam sebuah masalah dan Dia merahasiakannya karena kamu belum siap untuk itu.

2. Kamu selalu terjebak di masa lalu

Jika kamu merasa bersalah dan malu karena kesalahan masa lalu kamu, kemungkinan besar kamu berjalan dalam perspektif kekalahan. Masa lalu kita sering sekali menjadi penghalang untuk kita bisa sukses dan menang.

Tetapi bagaimana pun kita harus menang atas hal itu.

Menang atas pemikiran kita yang mungkin berkata "Gimana mungkin Tuhan memberkati saya? Saya bahkan nggak berpikir soal itu,'" dan lain sebagainya.

Ketika kita masuk ke dalam mode pemikiran ini, kita harus mengingatkan diri kita bahwa kesalahan masa lalu kita adalah peluang untuk pertumbuhan.

Ingat, musuh ingin meyakinkan kita bahwa kita nggak layak, dan nggak ada peluang untuk pulih.

Tapi kamu harus ingat bahwa, Musa adalah pembunuh, Daud adalah seorang pezinah, Rahab adalah pelacur, namun di tengah kesalahan masa lalu mereka, Tuhan justru memakai hidup mereka dengan cara yang hebat.

Masa lalu kita nggak akan pernah mendiskualifikasikan kita untuk Tuhan. Saat-saat keputusasaan datang, jadikanlah itu sebagai batu loncatan untuk membawa kita ke tempat dimana Tuhan memanggil kita.

Jadilah seorang pemenang dengan terus berkomitmen untuk berdiri dalam kebenaran firmanNya.


Sumber : berbagai sumber/jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Reni Agustin 17 October 2019 - 23:18:07

Kata sia-sia

0 Answer

Haikal saputra 17 October 2019 - 20:06:54

Virus Bersifat......?yang Tidak Memiliki oragel or.. more..

0 Answer

Dede Mm14 16 October 2019 - 21:18:10

Tulislah satu dalil naqli yang berkaitan dengan wa.. more..

0 Answer


Berkat Melimpah 8 October 2019 - 05:08:21
Tolong doakan supaya Tuhan beri jalan / pekerjaan ... more..

Cristian Sipahutar 1 October 2019 - 12:41:13
Perkenalkan nama saya Cristian Sipahutar, saya sdh... more..

nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

Banner Mitra Oktober Week 3


7269

Banner Mitra Oktober Week 3