Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
928


Siapa sangka kitab terpendek di kitab Perjanjian Lama rupanya hanya berisi 1 pasal dengan 21 ayat saja. Dan uniknya, kitab ini diakhiri dengan janji-janji pemulihan dari Tuhan.

Kitab itu adalah Obaja.

Obaja sendiri diartikan dengan ‘hamba Yahwe’ dan ‘penyembah Yahwe’.

Kitab ini diapit oleh kitab kenabiaan seorang petani bernama Amos dan utusan Allah kepada bangsa Niniwe bernama Yunus. Kita Obaja sendiri berisi tentang pertengkaran sengit antara dua bangsa bersaudara.

Baca Juga :

Nafsu Rendah Esau

Fakta Alkitab : Ini Dia Kacang Merah Yang Bikin Esau Sampai Rela Jual Hak Kesulungannya

Kitab yang diyakini ditulis antara tahun 848 dan 840 SM ini berisi kutukan terhadap Edom karena dosa-dosanya melawan Allah dan umat-Nya di Israel.

Orang Edom sendiri adalah keturunan dari kakak laki-laki Yakub, Esau. Mereka berdiam di perbatasan dengan bangsa Israel di salah satu sisi Laut Mati.

Seperti diketahui, orang-orang Edom rupanya masih menyimpan dendam mendalam atas perbuatan Yakub di masa lalu. Ketika dia bersekongkol dengan ibunya Ribka untuk mengambil berkat kesulungan Esau dari ayahnya Ishak (Kejadian 27).

Peristiwa inilah yang terus menumbuhkan dendam yang berkepanjangan antara bangsa Edom dengan bangsa Israel. Mereka menolak membantu bangsa Israel, dan dengan keji malah menjual orang Israel sebagai budak, menjarah kota-kota mereka dan menyiksa orang Israel saat berada di pengasingan Babel.

Menyaksikan perbuatan bangsa Edom, Allah pun murka dan membalaskan segala perbuatan keji mereka. Melalui Obaja, hambaNya, Allah berjanji akan membalas perbuatan yang sama kepada bangsa Edom.    

Allah sendiri menjabarkan di sepanjang 14 ayat pertama tentang petaka yang akan dialami oleh bangsa Edom. Mereka dikutuk karena kesombongan mereka dan akan dijatuhkan dengan sangat keras.

Ya, kesombongan bangsa Edom memang tampak dari rasa percaya diri mereka yang tinggi. Mereka bahkan bersekutu dengan orang-orang Babylonia dan ikut dalam rombongan untuk menjarah Yerusalem.

“Karena kekerasan terhadap saudaramu Yakub, maka cela akan meliputi engkau, dan engkau akan dilenyapkan untuk selama-lamanya. Pada waktu engkau berdiri di kejauhan, sedang orang-orang luar mengangkut kekayaan Yerusalem dan orang-orang asing memasuki pintu gerbangnya dan membuang undi atasnya, engkaupun seperti salah seorang dari mereka itu.” (Obaja 1: 10-11)

Karena itulah Allah menimpakan kehancuran atas Edom.

Hal ini disampaikan di ayat 15. “Sebab telah dekat hari TUHAN menimpa segala bangsa. Seperti yang engkau lakukan, demikianlah akan dilakukan kepadamu, perbuatanmu akan kembali menimpa kepalamu sendiri.”

Obaja juga menyampaikan di ayat-ayat terakhir bahwa bangsa yang bertindak seperti Edom akan berakhir Edom juga. Mereka akan dihakimi Allah dan dijatuhkan dari kedudukan tinggi mereka.

Kitab Obaja ini tentu saja tidak hanya berlaku untuk bangsa Edom saja. Tapi kepada setiap bangsa dan setiap orang. Kitab ini mengingatkan bahwa kesombongan hanya akan menjadi awal kehancuran dan Tuhan sendirilah yang akan membalaskannya.

Bukan sebagai kebetulan saja kalau kata Edom dalam bahasa Ibrani dieja dengan huruf yang sama persis seperti kata ‘manusia’ yang dalam bahasa Ibrani adalah ‘Adam’.

Kebangkitan dan kejatuhan Edom merupakan perumpamaan dari kebangkitan dan kejatuhan uman manusia. Hal ini menunjukkan bagaimana Allah sendiri menentang kesombongan, kekerasan dan ketidakadilan. Kisah Edom adalah contoh sia-sia dari kondisi manusia.

Tapi seperti halnya para nabi di Perjanjian Lama, kata-kata penghakiman bukanlah akhir dari segalanya.

Sesuai dengan janji Allah untuk memulihkan umat-Nya dalam Yoel dan Amos, kita-kitab nubuatan yang sebelumnya ditulis sebelum Obaja, ayat-ayat terakhir di dalam kitab terpendek Perjanjian Lama ini juga menyuguhkan harapan tentang bagaimana Allah akan memperluas kerajaan-Nya, termasuk Edom. Allah berjanji akan memulihkan semua keadaan dan memelihara orang-orang percaya di seluruh wilayah Israel.

Sumber : Charismamag.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

P. Tampubolon 22 October 2018 - 03:30:16

Mi yak urapan

0 Answer

Meilie 19 October 2018 - 15:39:12

Hutang

0 Answer

Barrydonald 19 October 2018 - 09:07:23

Tritunggal

0 Answer


Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Banner Mitra Week  3


7274

advertise with us