Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
1954


Jemaat Gereja Methodist Indonesia (GMI) Kanaan Jambi menangis histeris saat menyaksikan gedung gereja mereka disegel oleh Pemerintah Kota (Pemko) Jambi pada Kamis (27/9) kemarin. Seperti dihimpun, penyegelan ini dilakukan lantaran gereja tak punya IMB.

Bukan cuma itu, Pemko Jambi juga menilai keberadaan gereja yang berlokasi di kawasan Jalan Lingkar Barat Tiga, Kota Jambi itu telah melanggar tiga peraturan daerah (perda) yaitu tentang ijin mendirikan bangunan, ketertiban umum, dan munculnya gangguan.

Berdasarkan alasan itulah Pemko Jambi melakukan penyegelan pada Kamis pagi pukul 08.00 WIB lengkap dengan pengawalan pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP. Namun, upaya itu coba dihalangi oleh jemaat yang berdatangan pagi itu. Mereka memohon gereja yang telah berdiri selama 18 tahun itu untuk tidak disegel.

Baca Juga :

Ya Ampun, Seperti Ini Sekarang Kondisi Bangunan GKI Yasmin Bogor yang Disegel!

Gereja HKBP Karang Bahagia Di Segel, Jemaat Teguh Untuk Terus Beribadah Walau Diluar


Pihak Gereja jelaskan soal ijin dan pelanggaran yang disebutkan Pemko

Jemaat juga berusaha menyakinkan Pemko Jambi bahwa ijin gereja sebenarnya sudah diurus, namun sampai saat ini surat ijin tersebut masih belum diberikan.

“Kami sebelumnya ada mengajukan izin tapi tidak diberikan. Sekarang secara tiba-tiba mau disegel, tentu kami keberatan. Kami cuma mau beribadah, tolong kasihlah kami tempat ibadah. Kami swadaya membangun gereja ini,” ucap David, salah seorang jemaat GMI Kanaan.

Jemaat lain membenarkan kalau alasan penyegelan gerejanya tersebut sama sekali tidak benar. Dia mengaku selama gereja tersebut berdiri, tak sekalipun kegiatan mereka menganggu masyarakat dari agama lain. “Kita di sini saling membantu, saling mengasihi dan saling berbagi,” kata Sinaga.


Pemko Jambi sebut penyegelan berdasarkan keputusan bersama FKUB dan lembaga lain

Menurut penuturan Pemko Jambi, penyegelan gereja itu sesuai dengan keputusan bersama FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), Lembaga Adat Melayu Jambi, MUI, Kepolisian dan instansi terkait lainnya.

“Ini telah melalui rapat antara FKUB, MUI, LAM dan instansi terkait,” kata Liphan Pasaribu Kepala Badan Kesbangpol Kota Jambi.

Dia juga menyampaikan bahwa perizinan gereja belum bisa diberikan karena pihak gereja belum memenuhi syarat sebagaimana tertulis dalam Peraturan Bersama menteri Agama dan menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006. Selain harus disertai dengan surat rekomendasi dari FKUB, surat ijin juga harus mencantumkan persetujuan dari sebanyak 60 warga dan minimal dari 90 jemaat gereja.

“Pemerintah bukan tak mau mengeluarkan iizin tetapi salah satu syarat untuk mendirikan rumah ibadah yakni rekomendasi FKUB belum ada,” terang Liphan.

Dia menegaskan penyegelan ini hanya bersifat sementara sampai pemerintah dan pihak terkait lainnya mencari solusi atas status izin gereja tersebut.

Sumber : Tribunnews.com/Antaranews.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Fir Daus 11 December 2018 - 09:14:14

sebutkan ukuran kertas yang bisa digunakan dalam m.. more..

0 Answer

Nita 10 December 2018 - 01:44:48

Kenapa susah tidur

1 Answer

Marcelina Mega 6 December 2018 - 22:53:44

Pacaran dengan sepupu

0 Answer


chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Lina 2 December 2018 - 15:32:08
Bantu saya Dan doakan saya selalu kuat di dalam Tu... more..

Febe Widyawati 29 November 2018 - 22:08:03
Saya mohon bantuan doanya supaya pergumulan saya t... more..

Banner Mitra Week 2


7228

advertise with us