Lori Mora

Official Writer
2863


Jemaat Gereja Methodist Indonesia (GMI) Kanaan Jambi menangis histeris saat menyaksikan gedung gereja mereka disegel oleh Pemerintah Kota (Pemko) Jambi pada Kamis (27/9) kemarin. Seperti dihimpun, penyegelan ini dilakukan lantaran gereja tak punya IMB.

Bukan cuma itu, Pemko Jambi juga menilai keberadaan gereja yang berlokasi di kawasan Jalan Lingkar Barat Tiga, Kota Jambi itu telah melanggar tiga peraturan daerah (perda) yaitu tentang ijin mendirikan bangunan, ketertiban umum, dan munculnya gangguan.

Berdasarkan alasan itulah Pemko Jambi melakukan penyegelan pada Kamis pagi pukul 08.00 WIB lengkap dengan pengawalan pihak kepolisian, TNI dan Satpol PP. Namun, upaya itu coba dihalangi oleh jemaat yang berdatangan pagi itu. Mereka memohon gereja yang telah berdiri selama 18 tahun itu untuk tidak disegel.

Baca Juga :

Ya Ampun, Seperti Ini Sekarang Kondisi Bangunan GKI Yasmin Bogor yang Disegel!

Gereja HKBP Karang Bahagia Di Segel, Jemaat Teguh Untuk Terus Beribadah Walau Diluar


Pihak Gereja jelaskan soal ijin dan pelanggaran yang disebutkan Pemko

Jemaat juga berusaha menyakinkan Pemko Jambi bahwa ijin gereja sebenarnya sudah diurus, namun sampai saat ini surat ijin tersebut masih belum diberikan.

“Kami sebelumnya ada mengajukan izin tapi tidak diberikan. Sekarang secara tiba-tiba mau disegel, tentu kami keberatan. Kami cuma mau beribadah, tolong kasihlah kami tempat ibadah. Kami swadaya membangun gereja ini,” ucap David, salah seorang jemaat GMI Kanaan.

Jemaat lain membenarkan kalau alasan penyegelan gerejanya tersebut sama sekali tidak benar. Dia mengaku selama gereja tersebut berdiri, tak sekalipun kegiatan mereka menganggu masyarakat dari agama lain. “Kita di sini saling membantu, saling mengasihi dan saling berbagi,” kata Sinaga.


Pemko Jambi sebut penyegelan berdasarkan keputusan bersama FKUB dan lembaga lain

Menurut penuturan Pemko Jambi, penyegelan gereja itu sesuai dengan keputusan bersama FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama), Lembaga Adat Melayu Jambi, MUI, Kepolisian dan instansi terkait lainnya.

“Ini telah melalui rapat antara FKUB, MUI, LAM dan instansi terkait,” kata Liphan Pasaribu Kepala Badan Kesbangpol Kota Jambi.

Dia juga menyampaikan bahwa perizinan gereja belum bisa diberikan karena pihak gereja belum memenuhi syarat sebagaimana tertulis dalam Peraturan Bersama menteri Agama dan menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006. Selain harus disertai dengan surat rekomendasi dari FKUB, surat ijin juga harus mencantumkan persetujuan dari sebanyak 60 warga dan minimal dari 90 jemaat gereja.

“Pemerintah bukan tak mau mengeluarkan iizin tetapi salah satu syarat untuk mendirikan rumah ibadah yakni rekomendasi FKUB belum ada,” terang Liphan.

Dia menegaskan penyegelan ini hanya bersifat sementara sampai pemerintah dan pihak terkait lainnya mencari solusi atas status izin gereja tersebut.

Sumber : Tribunnews.com/Antaranews.com


Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Bestina 123 1 April 2020 - 06:38:40

Apa arti Tuhan mengindahkan Elkana dan Hana

0 Answer

Sriyanna 31 March 2020 - 23:45:14

Cara bebas utang kartu kredit

0 Answer

Sriyanna 31 March 2020 - 23:44:30

Cara bebas utang

0 Answer


Dans Beem 23 March 2020 - 22:36:34
Dsni saya memohon agar abang saya di doain, untuk ... more..

Nining Bella 23 March 2020 - 01:52:16
shallom saudara seiman,..saat ini keluargaku terli... more..

Edward Harjono 17 March 2020 - 22:54:24
Dukung doa anak saya Evan spy komitment dalam renc... more..

adiek sheptina 25 February 2020 - 10:15:45
Saudara, mohon bantuan doa utk saya yang mencari p... more..

Banner Mitra Maret Week 2


7269

Banner Mitra april Week 2