Prabowo Subianto akhirnya
mengumumkan nama Sandiaga Uno sebagai orang yang akan mendampinginya di dalam
kontestasi Pemilihan Umum 2019 mendatang. Sebelum menutup pidato deklarasi,
mantan Komandan Jendral Kopassus ini menyampaikan ucapan terima kasih kepada
sejumlah kalangan termasuk di dalamnya kalangan pemuka agama Kristen Protestan dan Katolik.
“Kemudian semua pihak yang telah memberi masukan kepada kita dari semua kalangan, para buruh, para golongan profesional, guru, ulama, pendeta, pastor, semua, para purnawirawan juga yang dengan loyal memberikan masukan-masukan,” ujar Prabowo di kediamannya, di Jalan Kertanegera nomor 4, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis malam (9/8/2018).

Kaum petani dan jurnalis bahkan turut disebut oleh ayah Didit Hediprasetyo ini.
“…para petani, semuanya
terutama juga para wartawan yang tidak lelah-lelah menunggu dan saya kira demikian dari saya,” imbuhnya.
Dalam deklarasi Prabowo-Anies sebagai capres-cawapres, hanya pimpinan dari dua partai saja yang tampak, di luar Gerindra yakni Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sosial.
Baca Juga: Maju Sebagai Capres AS, Trump Kembali Minta Dukungan Kaum Penginjil
Jika tidak ada perubahan,
Prabowo-Anies beserta rombongan mengatakan akan mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum
sebagai capres-cawapres untuk Pemilu 2019-2024 selesai shalat pada Jumat (10/8/2018 - hari ini, red).
Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”