Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
481


Apakah kamu pernah merasa seperti menyembah pekerjaanmu sebagai ibadah kepada Tuhan?

Kebanyakan orang melihat pekerjaan sebagai sesuatu yang ‘jahat yang diperlukan’ untuk membayar tagihan dan bertahan hidup. Yang lainnya, mereka menganggap pekerjaan itu sebagai sesuatu yang bisa menentukan nilai kehidupannya.

Tapi kita harus paham bahwa bekerja bertujuan supaya kita bisa memenuhi kebutuhan hidup kita sekaligus menjadi berkat bagi kita. Tuhan meminta Adam dengan pekerjaan untuk mengurus bumi dan memerintah atas semua makhluk di bumi sebelum manusia pertama itu jatuh dalam dosa.

Bekerja adalah kesempatan bagi setiap orang untuk menggunakan karunia-karunia yang diberikan Tuhan dan menerapkan prinsip-prinsip rohani kita di dalam menjalankannya.

Saat kita melibatkan Tuhan di dalam pekerjaan kita, di situlah kita akan menerima imbalan yang sama atas pekerjaan tersebut.

Memandang pekerjaan sebagai ibadah adalah bentuk dari sikap hormat dan iman kita kepada Tuhan. Jadi kalau bekerja didefiniikan sebagai sebuah bentuk ibadah kepada Tuhan, bagaimana seharusnya kita menjalankan pekerjaan kita setiap hari di kantor? Bagaimana harusnya kita menyembah Tuhan di tempat kerja kalau kita malah membenci atau gak passionate dengan pekerjaan kita?

Baca Juga : 7 Kebiasaan Mengelola Keuangan Ala Orang Kaya, Nomor 4 Patut Ditiru!

Ada 2 hal yang bisa kita pahami bahwa bekerja itu adalah bentuk ibadah kepada Tuhan, diantaranya:

1. Bekerja adalah bentuk penghormatan yang dilakukan dengan penuh cinta


Pekerjaan kita menjadi ibadah saat hal itu dilakukan sebagai persembahan untuk Tuhan, bukan untuk kepentingan diri kita sendiri. Saat hati kita terikat kuat dengan Dia, maka tempat kerja kita adalah tempatnya Tuhan juga, dimana kita menghidupi iman kita lewat perkataan dan perbuatan kita.

Os Guinness, seorang penulis dan kritikus sosial, pernah berkata bahwa ‘Hadiah bukan untuk diri kita sendiri tapi untuk Tuhan. Kita hanyalah pelayan, manager, dari semua yang dia berikan kepada kita, termasuk waktu, bakat, dan uang kita. Itu berarti kita harus menggunakan sumber daya kita untuk kepentingan orang lain dan untuk memuliakan Tuhan.

“Dan segala sesuatu yang kamu lakukan dengan perkataan atau perbuatan, lakukanlah semuanya itu dalam nama Tuhan Yesus, sambil mengucap syukur oleh Dia kepada Allah, Bapa kita.” Kolose 3: 17

Ayat ini mengingatkan kita bahwa setiap proyek, tugas, dan ucapan yang kita sampaikan selama melakukan pekerjaan kita harus dilakukan atas nama Yesus. Hal inilah yang menjadikan pekerjaan sebagai bentuk ibadah kita yang sejati.

Kalau kamu merasa frustrasi di tempat kerja, ingatlah kalau kamu gak bekerja untuk manusia, tetapi untuk Tuhan. Karena itu, bertekunlah dalam setiap bagianmu. Kalau memang kamu merasa sudah bosan atau stagnan di dalam pekerjaanmu saat ini, tanyakanlah apakah itu memang waktunya Tuhan mau membawamu ke pekerjaan lain dengan tugas baru yang dipercayakannya. Mintalah tuntunan dari Tuhan supaya kamu bisa mengambil langkah di dalam iman.

Baca Juga : Dipanggil Untuk Jadi Berbeda. Sudahkah Kamu Memberi Dampak di Pekerjaanmu?

2. Bekerja harus dibarengi dengan penundukan diri sebagai bentuk hormat


Di dalam 1 Samuel, kita bisa baca bahwa sikap taat lebih baik daripada berkorban. Tuhan peduli dengan pekerjaanmu dan Dia punya rencana yang indah atas hidupmu. Jadi, taatilah Tuhan gak peduli bagaimana keadaannya dan percayalah bahwa Dia selalu peduli atas hidupmu, kebutuhanmu, dan juga keinginanmu.

Lakukanlah yang terbaik untuk pekerjaanmu dan milikilah sikap tunduk terhadap orang-orang di atasmu. Ijinkanlah Tuhan menjadi pemilik pekerjaanmu dan jadilah hamba yang setia.

Pekerjaanmu adalah persembahan khusus karena Allah secara unik menciptakanmu lengkap dengan semua bakat, minat dan kepribadianmu yang istimewa. Saat kamu bisa menghubungkan sedain unikmu dengan pekerjaan yang kamu jalankan, saat itulah kamu sudah menjadikan pekerjaanmu sebagai ibadah yang sejati di hadapan Tuhan.

Tapi kalau kamu sedang ada dalam kondisi dimana kamu sedang berjuang untuk tahu apakah panggilanmu atau mau tahu apakah pekerjaan sekarang benar-benar panggilanmu, mari mulai memeriksanya kembali. Periksalah dari semua aspek kehidupanmu, apakah semua potensi yang ada di dalam dirimu sudah tersalurkan sepenuhnya lewat pekerjaan tersebut? Kalau belum, mungkin kamu perlu memahami rancangan dan tujuan Tuhan atas hidupmu.

Jadi, sebelum aku menutup artikel ini jawablah pertanyaan ini sekali lagi. Apakah kamu sudah menjadikan pekerjaanmu saat ini sebagai ibadah yang sejati untuk Tuhan?

Mari bagikan kebenaran ini kepada semua orang yang mungkin sedang menghadapi keraguan atas pekerjaannya atau kepada semua orang terdekat yang tanpa sadar terlalu menjadikan pekerjaannya sebagai tuan atas hidupnya.

Sumber : Crown.org/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Rolansius Lantur 22 September 2018 - 21:44:57

bagaimana kita menemukan ketegangan dalam diri Pau.. more..

0 Answer

Rinanda Damanik 20 September 2018 - 23:46:41

Syalom saat ini saya sangar butuh dukungan doa, Tu.. more..

0 Answer

Farrel Riandsa 20 September 2018 - 19:10:16

dampak jika bertanggung jawab?

0 Answer


Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Goldha Mofu 30 August 2018 - 06:51:51
Kiranya Tuhan Yesus memberikan jawaban dan jalan k... more..

Ridoe Perdana 14 August 2018 - 11:19:06
Saya mohon dukungan doa dalam masa pacaran agar di... more..

Fenfen 13 August 2018 - 18:10:19
Syalom sahabat2 semua, saat ini saya sedang ada pe... more..

Banner Mitra Week 4


7196

advertise with us