Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Official Writer
1121


Hari ini perhatian masyarakat dunia sejenak teralihkan kepada detik-detik pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersama pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un di Singapura.

Bahkan sebelum pertemuan itu digelar, CBN News melaporkan bahwa ribuan orang Kristen bahkan ikut mendukung pertemuan ini dalam doa. Mereka berharap pertemuan kedua pemimpin negara yang kurang akur ini akan menghasilkan kesepakatan damai. Bukan hanya bagi kedua belah negara tapi juga akan menghasilkan perdamaian bagi berbagai belahan negara lainnya.

Baca Juga : Dibalik Pertemuan Trump dan Kim Jong Un, Ada Ribuan Orang Kristen Yang Berdoa

Seperti dikutip dari Reuters, pertemuan Trump dan Kim rupanya menjadi pertanda baik bagi kedua belah negara. Dalam percakapan yang hanya dilakukan selama 30 menit itu, keduanya melakukan pertukaran pendapat soal hubungan AS dan DPRK, singkatan dari Democratic People's Republic of Korea (Republik Rakyat Demokratik Korea), yang komprehensif, mendalam serta jujur. Percakapan ini juga dinilai akan berdampak baik bagi terwujudnya perdamaian yang abadi dan kuat di Semenanjung Korea.

Malahan Trump sendiri telah berkomitmen untuk memberi jaminan keamanan kepada DPRK dan hal ini disambut baik oleh Kim yang juga berkomitmen untuk menyelesaikan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Alhasil, Trump dan Kim telah menandatangani kesepakatan hubungan baru AS-DPRK yang berisi 4 hal ini:

1. Amerika Serikat dan DPRK berkomitmen untuk membangun hubungan baru AS-DPRK sesuai dengan keinginan masyarakat kedua negara demi perdamaian dan kemakmuran.

2. Amerika Serikat dan DPRK akan bersatu dalam upaya untuk membangun rezim perdamaian yang abadi dan stabil di Semenanjung Korea.

3. Sebagai penegasan kembali soal Deklarasi Panmunjom 27 April 2018 lalu, DPRK berkomitmen untuk bekerja menuju denuklirisasi sepenuhnya di Semenanjung Korea.

4. Amerika Serikat dan DPRK berkomitmen untuk pemulihan POW/MIA, termasuk akan segera memulangkan warga negara Amerika yang hilang dan yang sudah teridentifikasi.

Dari empat butir isi dokumen kesepakatan ini, masyarakat dunia meyakini bahwa pertemuan kedua negara ini adalah peristiwa penting yang bersejarah. Karena dianggap menjadi angin sejuk di tengah ketegangan dan permusuhan antara kedua belah negara selama puluhan tahun.

Setelah pertemuan ini, AS dan DPRK berkomitmen untuk mengadakan negosiasi lanjutan yang akan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dan pejabat tingkat tinggi DPRK.

Jadi, kita patut bersyukur kalau hari ini kita menyaksikan sejarah perdamaian baru yang pastinya juga akan berdampak baik bagi negara-negara di berbagai belahan dunia.

Sumber : Reuters.com/Guardian.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Helena Hotmauli Sinaga 18 October 2019 - 07:07:58

Halo.. Saya ingin bertanya, gimana sebenarnya cara.. more..

0 Answer

Reni Agustin 17 October 2019 - 23:18:07

Kata sia-sia

0 Answer

Haikal saputra 17 October 2019 - 20:06:54

Virus Bersifat......?yang Tidak Memiliki oragel or.. more..

0 Answer


Berkat Melimpah 8 October 2019 - 05:08:21
Tolong doakan supaya Tuhan beri jalan / pekerjaan ... more..

Cristian Sipahutar 1 October 2019 - 12:41:13
Perkenalkan nama saya Cristian Sipahutar, saya sdh... more..

nafty louise 21 September 2019 - 21:18:28
Selamat malam, nama saya nafty saat ini saya mohon... more..

Merry Sine 28 August 2019 - 14:42:33
Salom sahabat.. peekenalkan saya merry

Banner Mitra Oktober Week 3


7268

Banner Mitra Oktober Week 3