Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
790


Hari ini perhatian masyarakat dunia sejenak teralihkan kepada detik-detik pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bersama pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un di Singapura.

Bahkan sebelum pertemuan itu digelar, CBN News melaporkan bahwa ribuan orang Kristen bahkan ikut mendukung pertemuan ini dalam doa. Mereka berharap pertemuan kedua pemimpin negara yang kurang akur ini akan menghasilkan kesepakatan damai. Bukan hanya bagi kedua belah negara tapi juga akan menghasilkan perdamaian bagi berbagai belahan negara lainnya.

Baca Juga : Dibalik Pertemuan Trump dan Kim Jong Un, Ada Ribuan Orang Kristen Yang Berdoa

Seperti dikutip dari Reuters, pertemuan Trump dan Kim rupanya menjadi pertanda baik bagi kedua belah negara. Dalam percakapan yang hanya dilakukan selama 30 menit itu, keduanya melakukan pertukaran pendapat soal hubungan AS dan DPRK, singkatan dari Democratic People's Republic of Korea (Republik Rakyat Demokratik Korea), yang komprehensif, mendalam serta jujur. Percakapan ini juga dinilai akan berdampak baik bagi terwujudnya perdamaian yang abadi dan kuat di Semenanjung Korea.

Malahan Trump sendiri telah berkomitmen untuk memberi jaminan keamanan kepada DPRK dan hal ini disambut baik oleh Kim yang juga berkomitmen untuk menyelesaikan denuklirisasi di Semenanjung Korea.

Alhasil, Trump dan Kim telah menandatangani kesepakatan hubungan baru AS-DPRK yang berisi 4 hal ini:

1. Amerika Serikat dan DPRK berkomitmen untuk membangun hubungan baru AS-DPRK sesuai dengan keinginan masyarakat kedua negara demi perdamaian dan kemakmuran.

2. Amerika Serikat dan DPRK akan bersatu dalam upaya untuk membangun rezim perdamaian yang abadi dan stabil di Semenanjung Korea.

3. Sebagai penegasan kembali soal Deklarasi Panmunjom 27 April 2018 lalu, DPRK berkomitmen untuk bekerja menuju denuklirisasi sepenuhnya di Semenanjung Korea.

4. Amerika Serikat dan DPRK berkomitmen untuk pemulihan POW/MIA, termasuk akan segera memulangkan warga negara Amerika yang hilang dan yang sudah teridentifikasi.

Dari empat butir isi dokumen kesepakatan ini, masyarakat dunia meyakini bahwa pertemuan kedua negara ini adalah peristiwa penting yang bersejarah. Karena dianggap menjadi angin sejuk di tengah ketegangan dan permusuhan antara kedua belah negara selama puluhan tahun.

Setelah pertemuan ini, AS dan DPRK berkomitmen untuk mengadakan negosiasi lanjutan yang akan dipimpin oleh Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dan pejabat tingkat tinggi DPRK.

Jadi, kita patut bersyukur kalau hari ini kita menyaksikan sejarah perdamaian baru yang pastinya juga akan berdampak baik bagi negara-negara di berbagai belahan dunia.

Sumber : Reuters.com/Guardian.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Meilie 19 October 2018 - 15:39:12

Hutang

0 Answer

Barrydonald 19 October 2018 - 09:07:23

Tritunggal

0 Answer

Hanny Najoan 19 October 2018 - 08:31:06

Bisa dapat wanya terima kasih

0 Answer


Bella chandra 30 September 2018 - 11:51:26
Tuhan Yesus dengan kerendahan hati aku memohon unt... more..

brenda lenny wijayanti 27 September 2018 - 17:10:47
Semoga Tuhan Yesus membuka jalanku untukku ke Erop... more..

Andry Randa 25 September 2018 - 16:39:37
Tuhan Yesus, saat ini saya dan keluarga sedang men... more..

Christian 31 August 2018 - 05:12:12
Syalom dan terimakasih di kesempatan ini. Saat ini... more..

Banner Mitra Week 2


7272

Konselor