Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
674


Sebagian orang rela meninggalkan pekerjaannya yang terbilang baik hanya untuk sebuah alasan yaitu untuk mendapat kesempatan yang lebih baik.

Arti dari kesempatan yang lebih baik ini bisa berupa apa saja. Sebagian ada yang mencari kesempatan gaji yang lebih tinggi. Sebagian lainnya adalah kesempatan untuk bekerja di bidang yang menantang secara profesional dan memberi kesempatan untuk meningkatkan skillnya. Alasan-alasan inilah yang mendorong mereka untuk mantap meninggalkan pekerjaannya yang sudah nyaman.

Bagaimanapun, kita patut mengapresiasi langkah berani yang dilakukan oleh orang-orang semacam ini. Karena bisa jadi pekerjaan yang stagnan membuat mereka tak bisa berkembang lebih dari potensi besar yang mereka punya.

Jangan ragu, melangkahlah maju

Sayangnya tak semua orang akan memandang pilihan ini dengan cara yang positif. Bisa jadi rekan kerja terbaik ataupun keluarga akan menolak saat kamu memberitahu mereka bahwa kamu memutuskan untuk meninggalkan pekerjaanmu yang sudah bagus demi sebuah pekerjaan yang belum pasti.

Ada orang yang pasti tak habis pikir dengan keputusanmu. Atau ada juga yang mungkin berpikir kalau kamu konyol karena mau meninggalkan pekerjaan yang sudah enak dan memberimu kenyamanan.

Dan semua ucapan-ucapan kurang mendukung ini akhirnya mempengaruhimu. Kamu juga mulai ragu untuk meninggalkan rekan-rekan kerjamu yang sudah sangat dekat. Kamu juga khawatir kalau kamu akan kesulitan mendapat teman-teman baru seperti mereka.

Kamu adalah salah satunya yang sedang menghadapi masalah ini? Jangan khawatir! Kamu hanya perlu mengabaikan semua kritik itu dan jangan pernah ragu untuk melangkah maju. Meninggalkan pekerjaanmu yang sekarang bukanlah pilihan yang mudah, karena belum tentu pekerjaan baru akan jauh lebih menyenangkan. Tapi kamu harus ingat kalau kamu melakukannya untuk satu alasan yaitu untuk mendapatkan yang lebih baik. Tak ada orang yang lebih peduli dengan masa depanmu selain dirimu sendiri.

Hanya kamu yang tahu persis impianmu, keinginanmu, jumlah penghasilanmu dan masa depan keluargamu. Keputusan ini bersifat pribadi dan kamu tak perlu ragu untuk melakukannya.

Supaya kamu lebih dikuatkan, bacalah 1 Timotius 5: 8, “Tetapi jika ada seorang yang tidak memeliharakan sanak saudaranya, apalagi seisi rumahnya, orang itu murtad dan lebih buruk dari orang yang tidak beriman.”

Ayat ini mengingatkan kita bahwa, Tuhan sendiri menyuruh kita untuk menjaga keluarga kita. Jadi jangan pernah mengorbankan masa depanmu karena ucapan atau pandangan negatif dari orang lain atas pilihanmu.

Baca Juga :

Masalah Keuangan Bikin Ragu Buat Resign? Coba Dulu Lakuin 5 Langkah Ini

Pastikan 5 Hal Ini Sebelum Resign


Berhentilah secara terhormat

Ada cara yang baik dan salah yang bisa dilakukan seseorang saat memutuskan untuk hengkang dari pekerjaannya.

Cara salah mengundurkan diri tak seharusnya dilakukan adalah dengan mengundurkan diri (resign) tanpa pemberitahuan dalam kurun waktu dua minggu sebelum berhenti. Kalau kamu memang menghargai perusahaan tempat dimana kamu bekerja saat ini, sampaikanlah permohonan resign dengan cara terhormat. Beritahu lebih dulu, seperti pada umumnya di perusahaan-perusahaan, minimal satu bulan sebelumnya. Lalu bereskan semua pekerjaan yang masih belum selesai dan kalau perlu berikan waktu untuk mengalihkan pekerjaan itu kepada orang lain. Hal ini bukan hanya membuatmu jadi pribadi yang bertanggung jawab, tapi perusahaan tentu saja akan menghargai sikapmu dan akan terus membangun hubungan yang baik meskipun kamu tak lagi bekerja di sana.

Percayalah, bahwa kalau kamu melakukannya dengan cara yang benar, pimpinan atau rekan kerjamu pasti akan menerima keputusanmu dengan baik. Karena mereka mengerti bahwa yang sedang kamu kejar bukan semata-mata untuk dirimu sendiri, tapi juga untuk keluargamu.

Semua pekerja pasti punya kerinduan yang terbersit dihati mereka bahwa mereka tak ingin bekerja sebagai pekerja kantoran sepanjang hidupnya. Sebagian ingin membangun usaha dan sebagian lainnya ingin bekerja dengan waktu yang lebih fleksibel dan lebih menguntungkan. Untuk alasan apapun, kamu harus berani ambil risiko, tantanglah dirimu sendiri dan teruslah mengasah keterampilan (skill) baru yang bisa kamu terapkan dalam pekerjaan.

Nah, kalau kamu merasa kalau pekerjaanmu saat ini tampaknya kurang memuaskan. Jangan pernah memaksa diri untuk tetap berada di sana. Kamu mungkin dituntut untuk memikirkan risikonya kalau harus berhenti dari pekerjaan yang saat ini. Tapi bagaimanapun kamu harus mengambil lompatan dan jangan biarkan pendapat orang lain menghalangimu untuk maju.

Semua orang punya impian untuk jadi orang sukses dan berhasil. Demikian pula dengan kerinduan Tuhan kepada anak-anakNya. Kalau kamu menilai dirimu memang punya potensi yang perlu digali lebih dalam, putuskanlah untuk mengubah hidupmu lewat keputusan yang kamu ambil hari ini.

Sumber : Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

antonia anton 14 December 2018 - 16:16:46

stress

1 Answer

Fir Daus 11 December 2018 - 09:14:14

sebutkan ukuran kertas yang bisa digunakan dalam m.. more..

0 Answer

Nita 10 December 2018 - 01:44:48

Kenapa susah tidur

1 Answer


chintya agustin sulistiani 15 December 2018 - 12:51:18
Tolong bantu doa saya. Saya mau ikut Yesus, tapi k... more..

chintya agustin sulistiani 11 December 2018 - 05:02:40
I am a Muslim, butI believe this December I will s... more..

sea_regardz 8 December 2018 - 13:19:50
Ada teman sekerja, perempuan, punya anak hanya 1, ... more..

Lina 2 December 2018 - 15:32:08
Bantu saya Dan doakan saya selalu kuat di dalam Tu... more..

Banner Mitra Week 2


7227

Superyouth