Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

lori_mora

Official Writer
1517


Anak remaja asal Alabama berusia 13 tahun kembali sadarkan diri dari koma setelah orang tuanya bersedia menandatangani rencana untuk menyumbang organ tubuh anak tersebut kepada pasien lain yang membutuhkan. Remaja bernama Trenton McKinley ini kembali sadar setelah dokter memvonis bahwa dirinya tak lagi bisa sembuh dari trauma otak parah yang dideritanya dalam sebuah kecelakaan kereta.

Setelah dua bulan terbaring koma, remaja ini sama sekali tak menunjukkan perkembangan pemulihan yang lebih baik. Karena itu dengan terpaksa orang tuanya membuat keputusan sulit untuk menolong anak lain yang membutuhkan organ tubuh.

“Lima anak membutuhkan organ yang cocok dengan dia. Tidak adil untuk memaksakannya bisa sembuh karena hanya akan merusak organ tubuhnya yang lain,” kata sang ibu Jennifer Reindl.


Tapi ajaibnya, sebelum rencana itu dilakukan Trenton justru kembali sadar. Sejak hari itu, kondisinya pun semakin membaik. Walaupun dirinya tak lagi mengingat persis kejadian yang menimpanya saat kecelakaan. Tapi dia mengaku selama dalam kondisi koma, dia mengalami perjalanan ke surga.

“Aku berjalan di sebuah lapangan terbuka, jalan lurus. Taka da penjelasan ini selain (karena) Tuhan. Taka da jalan lain yang bisa aku ambil. Bahkan dokter pun berkata demikian,” kata Trenton menjelaskan.

Seperti diketahui, Trenton mengalami kecelakaan di sebuah wilayah Alabama. Saat itu dia menaiki trailer barang yang ditarik dengan kereta dune bersama temannya. Tiba-tiba temannya menekan rem dan menyebabkan trailer terbalik dan Trenton jatuh menghantam beton. Sementara trailer menimpa kepalanya dan menyebabkan kerusakan parah dibagian otaknya.

Baca Juga :

Mujizat Ketika Saldo Rekening Tinggal Rp 10.000

Ajaib! Gadis Dua Tahun Ini Alami Mujizat Bisa Melihat Untuk Pertama Kalinya Sejak Lahir

Sesaat kejadian, Trenton segera dilarikan ke rumah sakit Medical Center USA dan menjalani iperasi darurat di sana. Dia dinyatakan mengalami patah tulang tengkorak dan harus mendapatkan tujuh jahitan.

“Yang aku lihat hanya tandu dengan kakinya mengantung di sana. Nafasnya berhenti selama 15 menit. Lalu mulai kembali tapi sama sekali tak lagi bisa normal. Mereka mengatakan bahwa oksidasi akan sangat buruk bagi otaknya,” jelas Jennifer.

Hanya sehari sebelum jadwal operasi organ, Trenton tiba-tiba mulai menunjukkan tanda-tanda kesadaran. Anak remaja ini kembali sadar dan berjuang sembuh meski harus menjalani pemulihan yang menyakitkan, termasuk kejang-kejang dan nyeri saraf.

Jennifer percaya kalau kesembuhan yang dialami Trenton adalah sebuah keajaiban yang luar biasa. Dia sudah melalui tiga kali operasi otak. Kemudian disusul dengan operasi tambahan untuk menghubungkan kembali bagian-bagian tengkoraknya yang bergeser. “Dia adalah keajaiban,” tandasnya.

Kita percaya bahwa kesembuhan Trenton asalnya dari Tuhan. Seperti yang dia sampaikan lewat pengalaman spiritual yang dialaminya bersama dengan Tuhan di surga. Hal ini membuktikan bahwa hidup dan mati kita ada ditangan Tuhan. Kalau Tuhan masih ingin memakai hidup kita maka Dia akan terus melindungi kita dari segala macam kondisi, termasuk kematian.

Biarlah hidup Trenton bisa jadi kesaksian yang hidup soal kuasa Tuhan.

Sumber : Christianpost.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Wuritimur Febby 15 July 2018 - 19:49:36

Bekerja mengikuti mut

0 Answer

Khairul azman Azman 14 July 2018 - 23:16:37

Perancis

0 Answer

Nocalia Anggun Utami 14 July 2018 - 16:33:26

Bagaimana bebas dari hutang

1 Answer


Junedi fajri 18 July 2018 - 00:35:51
Saya minta didoakan agar bisa terlepas dari pengar... more..

Christa Tita 6 July 2018 - 00:22:37
Mohon dukungan doanya, saya sedang bergumul dalam ... more..

Dina Mariani 30 June 2018 - 10:27:48
Syalom... Saya mohon dukungan doa dari saudara/i y... more..

MyAryaputra 12 June 2018 - 16:39:42
Mohon dukungan doa untuk pendanaan pembelian tanah... more..

Banner Mitra Week  3


7188

advertise with us