Unjuk Rasa Berulang Kali ke Kantor Polisi, Ini Tuntutan Jemaat HKBP Pardamean Medan

Unjuk Rasa Berulang Kali ke Kantor Polisi, Ini Tuntutan Jemaat HKBP Pardamean Medan

Lori Official Writer
2304

Setelah berunjuk rasa ke Kantor Praeses HKBP Distrik X Medan, Senin (19/2) lalu. Jemaat HKBP (Huria Kristen Batak Protestan) Pardamean Medan kembali berunjuk rasa ke kantor polisi pada Kamis (22/3) kemarin.

Mereka memprotes pihak kepolisian yang belum juga memproses laporan terkait kasus penggelapan uang yang dilakukan mantan bendahara gereja, St. Togi P Tampubolon STh MSi, PhD senilai Rp 121.410.086.

“Sudah 8 bulan pengaduan kami tidak juga ditindaklanjuti dan terkesan ditutupi. Kami kecewa dengan kinerja Kapolsek Persut Seituan, Kompol Hartono,” kata Arthur Simanjuntak, salah seorang anggota jemaat HKBP Pardamean.

Baca Juga : 

Puji Tuhan, 20 Tahun Menunggu, HKBP Syalom Aurduri Akhirnya Dapatkan IMB

Keren, Ephorus HKBP Dukung Program Tax Amnesty

Dalam aksinya, para pendemo mendatangi kantor polisi lengkap dengan spanduk sembari meneriakkan tuntutan mereka. Mereka mendesak Polsek Percut Sei Tuan supaya tak perlu takut kepada oknum-oknum yang mencoba menghalangi proses hukum kasus ini. Karena para pendemo meyakini penggelapan itu benar terjadi sesuai dengan hasil audit dari jemaat gereja.

“Itu hasil audit. Ada uang jemaat yang diduga digelapkan dan kasusnya sudah dilaporkan ke Polsek Percut Sei Tuan,” katanya.

Menanggapi tuntutan tersebut, Kapolsek Percut Sei Tuan, Kompol Hartono meyakinkan para pendemo bahwa kasus tersebut masih dalam proses penanganan.

“Kasusnya tetap kami proses. Akan tetapi, kami harus menunggu keterangan dari tim audit untuk dapat mengungkap kasus penggelapan di Gereja HKBP Pardamean,” kata Kompol Hartono.

Sumber : Berbagai Sumber/Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami