Daripada Bikin Stress, Hadapi Tingkah Menyebalkan Anak Dengan 5 Tips Ini…

Daripada Bikin Stress, Hadapi Tingkah Menyebalkan Anak Dengan 5 Tips Ini…

Lori Official Writer
3313

Anak yang berperilaku menyebalkan memang bakal selalu bikin orangtua pusing dan stress. Semua ucapan orangtua seakan-akan mental bagi anak. Didikan yang paling keras sekalipun nggak mempan mengubah perilaku anak.

Bisa dibayangkan kondisi rumah setiap hari. Mulai dari orangtua yang terus menerus teriak keras, marah sampai bertengkar. Nggak ada damai sejahtera selain amarah, geram dan stress.

Apakah sebagian orangtua menghadapi hal ini? Berikut 5 tips yang bisa dilakukan untuk mengatasi tingkah anak menyebalkan.

Pertama cobalah untuk bernapas sejenak sebelum menghadapinya.

Tenangkan pikiranmu untuk menghindari bom api yang bisa meledak sewaktu-waktu.

Kedua, berdoalah sebelum menghadapi anak.

Hal ini penting supaya hal yang tak diinginkan tidak terjadi. Minta kekuatan sama Tuhan untuk bisa menyikapi karakter anak yang keras, kasar atau tidak patuh.

Baca Juga : Hanya Anak-anak Bungsu yang Paling Tahu Rasanya 6 Hal Ini. Kamu Yang Mana?

Ketiga, bicarakan dengan pasanganmu atau orang terdekat.

Kalau memang orangtua sudah menyerah menghadapi sikap anak, akan lebih baik untuk membagikannya dengan pasanganmu atau orang terdekat.

Keempat, ambil waktu untuk istirahat sejenak dari persoalan anak yang bikin otak pusing.

Meluangkan waktu untuk beristirahat dan merefleksi. Dengan cara ini, orangtua bisa lebih bijak mengambil sikap dan menghadapi tingkah anak.

Kelima serahkan anak kepada Tuhan sepenuhnya.

Kita tahu bahwa anak adalah titipan dari Tuhan. Nah, saat kita sudah melakukan bagian sebagai orangtua dan merasa sedang menghadapi jalan buntu, waktunya untuk menyerahkan sepenuhnya masalahmu kepada Tuhan.

Ingatlah kembali bahwa banyak firman Tuhan berbicara soal hubungan orangtua dan anak. Renungkanlah firman itu ambil komitmen untuk melibatkan Tuhan dalam segala hal.

Baca Juga : Kalau Anak Nakal apakah boleh dipukul

Tanggung jawab orangtua memang sangat besar. Bukan hanya membesarkan anak, tapi mereka juga harus memastikan bahwa anak tumbuh di jalan yang benar. Orangtua juga harus mempersiapkan masa depan anak yang jauh lebih baik dari yang mereka capai. Tapi untuk membentuk anak menjadi apa yang Tuhan kehendaki, orangtua tetap tak bisa memaksakannya. Karena itu, libatkanlah Tuhan dalam segala sesuatunya, sebelum terlambat jadilah orangtua yang menjadi teladan bagi anak. Saat orangtuanya bersikap dan berperilaku sesuai dengan firman Tuhan, anak akan secara otomatis meneladaninya.

Jadi, orangtua tak perlu memaksakan atau membentuk anak sesuai dengan kehendak sendiri. Anak lebih senang diarahkan daripada harus dipaksa atau dinasihati. 

Sumber : Jawaban.com

Ikuti Kami