Karena Hal Ini, Menteri Luhut Desak Gereja HKBP Aktif Khotbahkan Soal Pertanian

Nasional / 5 February 2018

Kalangan Sendiri

Karena Hal Ini, Menteri Luhut Desak Gereja HKBP Aktif Khotbahkan Soal Pertanian

Lori Official Writer
2808

Sebagai salah satu Kawasan Wisata Prioritas, belakangan ini pemerintah dengan konsisten terus memantau proses pengembangan kawasan Danau Toba. Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan pun mendorong supaya semua komunitas masyarakat dan juga gereja ikut terlibat aktif mengembangkan wisata dan juga pertanian di kawasan tersebut.

Hal ini disampaikan Luhut saat menghadiri pertemuan awal tahun pemerintah, gereja dan komunitas di Jakarta pada Sabtu (3/2) kemarin. Kepada hadirin yang terdiri dari komunitas Horas Halak Hita (H3) dan Komite Pelaksana Pelayanan Strategis Huria Kristen Batak Protestan (KPPS HKBP), Luhut menyampaikan supaya gereja aktif menyampaikan pesan soal kebersihan, ketauladanan, teamwork, kebersamaan, dan keramahtamahan, yang bisa dikaitkan dengan ayat-ayat Alkitab.

Baca Juga : Tanya Kontribusi Gereja Buat Bangsa, Menko Luhut Panjaitan: Jangan Cuma Bicara Jerusalem & Haleluya!

Dia juga mendesak supaya gereja tidak hanya berkhotbah di gedung gereja, tapi juga harus turun ke sawah. “Di bidang pertanian, itukan herbal kita banyak, herbal itu kita kembangkan sekarang, gereja harus berperan, gereja harus turun berkhotbah ke sawah tidak hanya di dalam gereja saja,” ucap Luhut, seperti dikutip Maritim.go.id, Senin (4/2).

Dia berharap gereja HKBP juga bisa menghidupkan semangat kebersamaan dan memberikan keteladanan dan pendidikan kepada masyarakat Batak yang tinggal di kawasan Danau Toba.

“Oleh karena itu kita orang Batak punya peran penting bagaimana kita bisa meningkatkan kualitas pendidikan kita di sana supaya orang Batak itu bisa menjadi tuan rumah di negerinya sendiri,” ucap Luhut.

Baca Juga : Luhut Siap Dipanggil MKD Soal Kasus Freeport

Untuk mewujudkan Danau Toba sebagai kawasan wisata potensial, dirinya mengaku sudah meminta Bupati Tapanuli Utara untuk aktif menata beragam infrastruktur di sana, salah satunya adalah pembenahan Bandara Internasional Silangit sebagai penunjang utama daya tarik wisatawan untuk berkunjung ke kawasan wisata Danau Toba.

“Saya udah bilang ke pak Bupati ‘tatalah itu Silangit dengan bagus. Jangan pula sembarangan tatanya, tatalah dengan arsitektur Toba, arsitektur Batak yang modern, itu pesan dari pak Presiden,” ucapnya.

Sumber : Maritim.go.id/Jawaban.com
Halaman :
1

Ikuti Kami