Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

intadestria

Official Writer
726


Kurang dari tiga pekan kita akan merayakan Natal. Sedari awal bulan lalu, kita sudah bisa melihat gemerlap hiasan Natal yang sudah memenuhi ruang kantor atau pusat perbelanjaan. Namun, gemerlap hiasan Natal tersebut mengingatkan kita pada kejadian satu tahun lalu, dimana telah terjadi teror bom molotov di gereja Samarinda. 

Baca juga: Hampir Satu Tahun Pasca Teror Gereja, Negara Akhirnya Beri Ganti Rugi Pada Keluarga korban

Agar tidak lagi terjadi kejadian teror seperti ini lagi, Polri akan menggelar operasi lilin sebagai sebuah tindak pengamanan menjelang Natal hingga malam Tahun Baru 2018 nanti. 

Dari tiga hal yang menjadi perhatian Polri dalam operasi lilin ini, menjaga keamanan dari tindak kejahatan terorisme berada pada perhatian utama. 

"Kerawanan yang utama yang kami waspadai adalah terorisme, yang kedua arus mudik dan arus balik. Karena ini juga cukup panjang liburnya. Kita akan gunakan pola persis sama seperti Lebaran lalu. Insya Allah aman, sukses, koordinasi dengan semua stakeholders terkait, dari Kementerian PUPR, Kementerian Kesehatan, Pertamina, nanti akan kita rapatkan lagi," kata Kapolri Jenderal Tito Karnavian saat ditemui di Istana Bogor, Jawa Barat, Rabu (6/12).

Seperti yang kita tahu bahwa pada akhir November lalu,  Tito juga mengatakan bahwa pihak keamanan akan melibatkan beberapa organisasi masyarakat lain untuk membantu keamanan gereja. 

"Yang ketiga, masalah sembako, agar terjadi stabilitas pangan, masyarakat tidak terbebani, inflasi bisa kita tekan, nah ini nanti saya sudah sepakat dengan Menteri Perdagangan, Perindustrian, kemudian dengan Kementerian Pertanian. Ini untuk menekan jangan sampai terjadi penimbunan mafia-mafia, ini kita akan sikat," ujar Tito.

Tito menerangkan bahwa dirinya telah mengumpulkan semua kapolda terkait persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru 2018. Minggu depan, Polri bersama pihak-pihak yang terkait akan melakukan rapat mengenai hal ini.

Tindak teror memang seharusnya menjadi perhatian khusus bagi petugas keamanan. Mengingat pada Pada akhir 2016 juga sempat tersiar isu teror bom gereja-gereja di Selayar lewat akun Facebook. Selain Selayar, pada 13 Juni 2017, Alfa Omega Church di Surabaya mendapatkan ancaman dari seseorang yang misterius.

Baca juga: Gereja di Indonesia Kembali Diteror Bom, Kali ini Sasarannya AOC Surabaya!

Selain menjadi perhatian buat para petugas keamanan, masyarakat juga diminta untuk bisa berkontribusi dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama Natal. 

"Semua antisipasi potensi gangguan. Tapi semua kembali pada masyarakat agar mendukung untuk tertib,” ungkap Tito pada November lalu.

Sumber : merdeka/jawaban

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Fred D Hunter Nainggolan 18 July 2018 - 09:43:25

Mengapa perbuatan yang salah itu tidak selalu bena.. more..

2 Answer

Wuritimur Febby 15 July 2018 - 19:49:36

Bekerja mengikuti mut

0 Answer

Nocalia Anggun Utami 14 July 2018 - 16:33:26

Bagaimana bebas dari hutang

1 Answer


Junedi fajri 18 July 2018 - 00:35:51
Saya minta didoakan agar bisa terlepas dari pengar... more..

Christa Tita 6 July 2018 - 00:22:37
Mohon dukungan doanya, saya sedang bergumul dalam ... more..

Dina Mariani 30 June 2018 - 10:27:48
Syalom... Saya mohon dukungan doa dari saudara/i y... more..

MyAryaputra 12 June 2018 - 16:39:42
Mohon dukungan doa untuk pendanaan pembelian tanah... more..

Banner Mitra Week  3


7187

advertise with us