Libatkan Organisasi Keagamaan, Polri Awasi Keamanan Jelang Natal Dan Tahun Baru 2018

Nasional / 30 November 2017

Kalangan Sendiri

Libatkan Organisasi Keagamaan, Polri Awasi Keamanan Jelang Natal Dan Tahun Baru 2018

Naomii Simbolon Official Writer
2158

BulanDesember tinggal menghitung jam, itu artinya perayaan natal sudah didepan mata. Banyak persiapan yang sudah dilakukan oleh umat Nasrani dalam menyambut hari kelahiran Yesus ini. Mulai dari memasang pohon natal, membungkus kado, merias rumah dengan pernak-pernik natal, hingga menyediakan baju-baju untuk dipakai natal.

Selain itu, gereja-gereja di Indonesia pun sudah mulai melakukan latihan-latihan demi perform tebaik tersebut di hari natal tersebut. Tidak ingin seperti tahun lalu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian juga melakukan persiapan demi menjaga kenyamanan umat Nasrani dalam melakukan hari besar kelahiran Yesus tersebut. Dia mempersiapkan rencanan pengamanan jelang perayaan Natal hingga tahun baru, dia juga telah berkoordinasi dengan beberapa pihak termasuk organisasi masyarakat keagamaan, baik itu Muslim dan yang lainnya.

"Soal pengamanan akan kami libatkan kelompok islam, NU, Anshor, untuk bantu amankan gereja," ujar Tito di kompleks Mabes Polri, Jakarta (29/11/17) yang dikutip dari Kompas.com

Pengamanan yang melibatkan masyarakat keagamaan ini bertujuan untuk antisipasi adanya sweeping kelompok tertentu terhadap atribut natal seperti yang terjadi pada tahun lalu. Tito mengatakan, polri akan melakukan pendekatan kepada kelompok-kelompok tersebut untuk memberikan pemahaman bahwa natal merupakan hari besar agama lain yang tentu bebas dilakukan.

? ?Di grassroot banyak tidak paham. Kemudian apapun juga ini adalah hari besar. Hari besar agama lain juga bebas kita laksanakan,” kata Tito.

Nggak hanya itu, masyarakat juga diajak untuk berkontribusi untuk menjaga keamanan dan ketertiban situasi selama natal hingga tahun baru 2018. Polri memastikan agar semua terus berkoordinasi dengan TNI hingga pemda untuk mengantisipasi kerawanan ancaman keamanan.

"Semua antisipasi potensi gangguan. Tapi semua kembali pada masyarakat agar mendukung untuk tertib,” kata dia, dikutip dari kompas.com

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian juga mengatakan bahwa kepolisian telah mengkoordinasi dan melakukan video conference untuk membahas hal-hal yang perlu diantisipasi menjelang momen natal dan tahun baru mendatang. Hal pertama yang sangat diantisipasi adalah situasi keamanan masyarakat termasuk ancaman teror.

Sumber : kompas.com
Halaman :
1

Ikuti Kami