Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login

Lori Mora

Contributor
3256


Beberapa hari lalu Irak baru saja dilanda gempa yang cukup hebat, 7.3 skala richter. Gempa ini bahkan menewaskan lebih dari ratusan orang. Gempa ini terjadi tepat di perbatasan bagian utara Irak dan Iran.

Namun tampaknya bencana alam ini tak jadi penghalang bagi warga di provinsi Niniwe untuk melakukan pemulihan keadaan pasca tumbangnya kekuasaan kelompok teroris ISIS dari wilayah itu.

Baca Juga : Gereja-gereja di Baghdad Harus Ditutup Sejak Arus Pengungsi Meningkat di Irak

Sebagaimana dikabarkan, warga Muslim Niniwe tergerak untuk membangun kembali gereja terbesar kedua di Timur Tengah sebagai cara untuk memanggil kembali umat Kristen kembali ke Irak.

Seperti dikutip dari Christiandaily.com, pada 9 November 2017 lalu, warga Muslim Irak dari Mosul datang dengan sukarela untuk membantu renovasi Gereja Katolik Chaldean di Talkif, Irak Utara. Mereka mulai membersihkan puing-puing gedung akibat perang besar yang terjadi sebelumnya. Mereka juga mengganti lonceng gereja.

“Puluhan relawan muda Muslim dari kota Mosul ikut dalam renovasi Gereja Katolik Chaldean di pusat sistrik Talkif, gereja terbesar kedua di negara bagian dan wilayah itu,” ucap Musallam Fadel al-Hayali, seorang aktivis Muslim.

Dia menegaskan, renovasi gereja ini bertujuan untuk membawa kembali umat Kristen pulang ke Irak dan kembali menjalani kehidupan seperti biasanya, termasuk beribadah dengan aman dan tentram.

Sebagaimana diketahui, kedatangan ISIS ke provinsi Niniwe dua tahun belakangan ini jadi awal kehancuran kota Kristen terbesar di Irak itu. Banyak umat Kristen yang terpaksa harus melarikan diri ke luar wilayah Irak. Meskipun ISIS telah dipastikan meninggalkan wilayah itu, namun umat Kristen Irak masih enggan untuk kembali.

Baca Juga : Umat Kristen Irak Beribadah di Gereja yang Dirusak ISIS

Lembaga HAM juga sempat melaporkan bahwa keengganan umat Kristen Irak kembali ke kampung halamannya terjadi karena kondisi kehidupan yang buruk di kampung halaman mereka. Selain itu, mereka juga menilai bahwa tak ada lagi harapan hidup di negara itu karena semuanya hanya tinggal puing-puing sisa perang.

Namun pemerintah Irak secara resmi telah menargetkan untuk membawa pulang semua pengungsi sebelum akhir tahun 2017 ini. Mereka juga berencana melakukan kampanye untuk merebut kembali sisa wilayah yang masih dikuasai ISIS di wilayah bagian barat Anbar.

Sumber : Christiandaily.com/Jawaban.com

Share this article :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Bagus Prastio 19 January 2018 - 11:55:57

apakah karyawan wajib mengeluarkan iuran yg di min.. more..

0 Answer

Theresia Prichilia O. Kaurow 18 January 2018 - 22:55:27

Kenapa kok kita harus mengaku dosa kepada manusia?

0 Answer

Fall Rori 17 January 2018 - 19:48:30

Pengertian roh kudus

0 Answer


Seprina R.S.Aritonang 18 January 2018 - 21:47:05
Aku ingin berdoa supaya Tuhan jamah hatiku untuk s... more..

Jayesthu Julianto Basar 18 January 2018 - 20:28:33
Doakan keluarga kami (chairul sekeluarga, yeti se... more..

irene gunawan 18 January 2018 - 01:23:40
Mohon bantuan doanya.. Dulu saya pernah mengalami... more..

Eliseo hizkia 9 January 2018 - 20:09:12
Saya Pribadi sudah merasa begitu lelah menghadapi ... more..

Banner Mitra Week 2


7358

advertise with us