Justin Bieber Batalkan Tur, Pendeta Hillsong Carl Lentz Tegaskan Ia Tak Ada Ikut Campur

Justin Bieber Batalkan Tur, Pendeta Hillsong Carl Lentz Tegaskan Ia Tak Ada Ikut Campur

Budhi Marpaung Official Writer
3599

Gembala sidang Gereja Hillsong New York Amerika Serikat Carl Lentz belum lama ini meluruskan rumor yang mengatakan bahwa ia terlibat dalam mempengaruhi keputusan Justin Bieber untuk membatalkan turnya. Kepada pembawa acara The Breakfast Club Radio show, pria yang terkenal gaul itu menyatakan keputusan pembatalan sepenuhnya dibuat oleh Bieber.

"Orang-orang yang berspekulasi seperti itu tidak memiliki konteks apa artinya memiliki seorang pendeta atau teman dan Justin menghubungi sendiri. Dia membuat keputusan sendiri. Bukan peran saya untuk memberi tahu anak laki-laki ini, lebih tepatnya pria ini, prianya Tuhan, apa yang harus dilakukan," ujar Lentz. "Dia akan melakukan apa yang akan dia lakukan dan saya akan duduk di sana dan berkata, 'Saya bersamamu.' Jika dia meminta saran, saya akan memberikannya. Namun, itu bukan peran utama saya."


(Pendeta Carl Lentz bersama dengan Justin Bieber dalam satu kesempatan / Sumber: dailymail.co.uk)

Terlepas dari gosip yang beredar, ayah dari tiga anak ini menyatakan bahwa dirinya sangat bangga dengan Bieber yang telah membarui hidupnya bagi Kristus.

"Justin telah bekerja keras dalam waktu lama untuk membuat keputusan yang lebih baik dan saya bangga dengan hal itu. Saya bangga dengan dia," ungkap Lentz.

Meskipun senang melihat Bieber telah meninggalkan cara hidup yang buruk semenjak dimentori olehnya, tetapi pastor yang dikenal gaul itu menegaskan bahwa dirinya benar-benar tidak berbeda dari orang lain.

"Kita terlihat berbeda - ras, tempat, wajah, tetapi ketika sampai ke sana, apa yang orang butuhkan? Mereka perlu dicintai, mereka membutuhkan pengampunan, mereka membutuhkan anugerah. Saya tidak peduli jika kamu terkenal atau benar-benar anonim, kita butuh hal yang sama tersebut," ucap Lentz.

Baca juga: Tak Ada Pengecualian, Pendeta Greg Laurie: Semua Orang Kristen Dipanggil Untuk Memuridkan

Sumber : CBN.com

Ikuti Kami