Dalam persidangan yang berlangsung di pengadilan Bulawayo, Zimbabwe, belum lama ini, jaksa penuntut menyebut bahwa korban dalam malam kejadian datang ke rumah dimana tiga pelaku itu berada dengan maksud mengadakan kebaktian.
“Begitu berada di dalam sekitar pukul 7 malam, satu wanita memegang pinggangnya dan wanita lainnya menanggalkan celananya,” ujar jaksa.
Keduanya pun langsung menarik sang pendeta ke dalam kamar. Satu pelaku lainnya datang dengan membawa alat pelindung untuk kelamin laki-laki.
Meski pendeta menunjukkan penolakan, tetapi para pelaku tetap bersikeras ingin melakukan hubungan badan dengannya.
Saat ditanya alasan melakukan perbuatan asusila tersebut, ketiganya menyatakan bahwa mereka hanya ingin membuktikan bahwa pendeta juga manusia yang punya nafsu syahwat dan bisa terangsang.
“Saya ingin dia menyadari bahwa dia tidak istimewa untuk bisa terbebas dari rayuan seksual,” ungkap RM.
Ketiga pelaku akan kembali ke pengadilan untuk menjalani persidangan penuh pada 7 agustus mendatang.
Sumber : berbagai sumberIkuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu.
Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!