Sarah Hotmaria: Trauma Dicintai Gara-Gara Ulah Pria

Sarah Hotmaria: Trauma Dicintai Gara-Gara Ulah Pria

Lori Official Writer
15341
Diperkosa, dipermainkan dan dibohongi oleh laki-laki menjadi masa lalu yang membuat Sarah Hotmaria benci laki-laki. Baginya, semua laki-laki itu sama saja. Sebab tak hanya telah merenggut kesuciannya, tetapi juga mencampakkannya begitu saja.

Tindakan bejat laki-laki yang dialami Sarah dimulai sejak seorang teman lama menjebaknya dengan minuman yang sudah dicampurkan dengan obat. Dan dalam keadaan pingsan, laki-laki itu lalu memperkosanya. Akibat ulah laki-laki itu, Sarah harus menanggung malu lantaran mengandung anak di luar kehendaknya sendiri. “Saya merasa masa depan saya hancur,” ucap Hotma mengenang peristiwa ketika menyadari dirinya hamil karena ulah temannya sendiri.

Sarah pun mengaborsi kandungan itu, dan tidak lama kemudian, ia mulai menjalani kehidupan normalnya. Sebagai pribadi yang gemar menari sejak kecil, Sarah meluangkan waktunya untuk latihan menari. Hingga tak lama setelah itu, ia kembali menemukan cinta baru setelah seorang teman mengajaknya bermain.

“Saya dideketi oleh si laki-laki itu.  Setelah itu karena dia sering telepon, sering datang, kemudian sering istilahnyalah PDKT akhirnya saya berhubunganlah dengan dia. Dan kami melakukan hubungan seperti suami istri”.

Bersama laki-laki itu, Sarah mengaku merasakan cinta, penerimaan dan kenyamanan. Sehingga ada harapan besar dihati Sarah agar hubungan itu bisa berujung pada pernikahan. Ternyata kenyataan berbicara lain. Sarah dikecewakan karena laki-laki itu memilih menikahi wanita lain. “Hati saya sangat-sangat terluka. Saya patah hati, dan saya merasa sangat sedih sekali. Untuk menghilangkan kepenatan saya, untuk mengisi kekosongan di hari-hari saya, saya memilih untuk kuliah”.

Di bangku perkuliahan, Sarah kembali terpikat dengan seorang laki-laki yang berperawakan baik. Pria itu bernama Erik. Keduanya menjadi semakin dekat setelah semakin intens berkomunikasi dan saling terbuka baik soal rumah tangga Erik yang tengah di ujung tanduk maupun soal masalah patah hati yang dialami Sarah. Pada akhirnya mereka berpacaran dan melakukan hal di luar dari batas berpacaran.

Tanpa diduga, Sarah menyadari bahwa Erik ternyata telah membohonginya. Laki-laki yang dianggapnya baik dan telah bercerai itu ternyata masih hidup bersama anak dan istrinya. “Saat itu saya semakin merasa terpuruk, saya ingat kejadian saya diperkosa dulu dengan teman saya. Kemudian saya ditinggalkan oleh pacar saya juga, kemudian saya dibohongi dengan pacar saya yang terakhir ini. Di situ saya sangat kecewa sekali, sedih sekali. Puncak dimana saya merasa saya tidak akan merasa bahagia,” ucap Sarah.

Wanita yang kerap dikecewakan ini merasa tak lagi punya harapan bisa mendapatkan cinta yang tulus dari laki-laki.  “Saya selalu disakiti, dan saya merasa mustahillah ada laki-laki yang baik. Mustahillah ada laki-laki yang benar-benar membuat saya bahagia di dunia ini dan saya memutuskan untuk tidak berhubungan lagi,” lanjutnya.

Sarah kembali menjalani hidupnya dengan kepingan-kepingan kisah cinta menyakitkan yang telah dilaluinya. Entah dengan cara bagaimana, Tuhan memulihkan keadaan Sarah. Ia bertemu kembali dengan seorang pria yang dekat dengan Tuhan. Darinya Sarah menyadari bahwa Tuhan telah mempertemukan dia dengan sosok laki-laki yang benar-benar bisa menerima Sarah apa adanya dan mampu membahagiakannya.

“Ketika dia berdoa dari awal sampai akhir. Saya merasakan sesuatu. Ada sesuatu yang membuat saya damai sejahtera, membuat saya nyaman, merasa disayangi. Ketika kami semakin sering bertemu, semakin sering didoakan, pada akhirnya saya memutuskan untuk membuka hati saya,” kenang Sarah saat Ade, suaminya saat ini pertama kali berdoa untuknya.

Sarah mengaku pertemuan dengan Ade adalah jalan Tuhan untuk mengubahkan kehidupannya yang penuh kepahitan terhadap cinta. Harapan yang kandas akan cinta tulus dan membahagiakan, kembali ditemukannya dari sosok laki-laki yang kini menjadi teman sekaligus suami dalam membangun bahtera rumah tangga.


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik di sini.

Sumber : Sarah Hotmaria
Halaman :
1

Ikuti Kami