Silahkan login terlebih dahulu sebelum
memasukkan pertanyaan Anda.

Register Login
Persembahan Yang Tidak Sungguh Sumber : www.cnn.com

28 July 2016

 5818
[Daily Devotional]

Persembahan Yang Tidak Sungguh

Jangan lagi membawa persembahanmu yang tidak sungguh, sebab baunya adalah kejijikan bagi-Ku. Kalau kamu merayakan bulan baru dan sabat atau mengadakan pertemuan-pertemuan, Aku tidak tahan melihatnya, karena perayaanmu itu penuh kejahatan."
Yesaya 1:13

Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 24; Matius 24; Yesaya 5-6

Sebagai anak-anak Tuhan kita pasti memiliki kerinduan selalu memberi yang terbaik dan berkorban bagi Tuhan dengan apa yang bisa kita perbuat dan dengan apa yang kita miliki. Kita rela mencurahkan waktu, tenaga, pikiran bahkan materi untuk membantu pekerjaan Tuhan atau terlibat dalam pelayanan, menjadi donatur gereja, menjadi orangtua asuh, menolong orang tidak mampu dan sebagainya dengan harapan perbuatan ini berkenan dan menyenangkan hatiNya.

Pertanyaannya: apakah Tuhan benar-benar disenangkan dengan persembahan dan korban dari umatNya? Perhatikan ayat ini: "Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah! Menghampiri untuk mendengar adalah lebih baik dari pada mempersembahkan korban yang dilakukan oleh orang-orang bodoh, karena mereka tidak tahu, bahwa mereka berbuat jahat." (Pengkotbah 4:17). Ternyata tidak selamanya Tuhan berkenan dengan persembahan-persembahan umatNya!

Tuhan sangat memperhatikan sikap hati kita dalam memberi dan juga perbuatan-perbuatan kita. Tuhan tidak bisa kita suap dengan persembahan kita sementara kita masih saja hidup dalam ketidaktaatan atau berkompromi dengan dosa. Karena itu "Jagalah langkahmu, kalau engkau berjalan ke rumah Allah!" Perhatikan langkah hidup kita terlebih dahulu sebelum datang ke rumah Tuhan dan mempersembahkan korban kepadaNya. Dengan keras Tuhan berkata, "Basuhlah, bersihkanlah dirimu, jauhkanlah perbuatan-perbuatanmu yang jahat dari depan mata-Ku. Berhentilah berbuat jahat," (Yesaya 1:16).

Jika kita masih saja berbuat dosa, ibadah dan persembahan kita menjadi sesuatu yang keji bagi Tuhan. Jalan-jalan Tuhan itu kudus, karena itu Ia juga menghendaki kita hidup dalam kekudusan sehingga ibadah dan persembahan kita akan menjadi korban yang harum bagi Tuhan dan menyenangkan hatiNya.



Sumber :

Setiap Persoalan selalu ada Harapan dan Jawaban. Hubungi kami sekarang !

Share this article :
Natalia 17 August 2019 - 20:06:35

Marty

0 Answer

Ahi Soga 16 August 2019 - 05:13:20

Gerakan yang dominan di lakukan dalam sepak bola a.. more..

0 Answer

Nelly Susylianti 15 August 2019 - 15:28:11

bagaimana cara supaya kita bisa bayar harga atas d.. more..

1 Answer


Suhidi Yosua 2 August 2019 - 00:01:16
Shalom, Nama saya Suhidi Yosua, 30thn. Saya butuh ... more..

andrew 1 August 2019 - 02:12:17
saya Andrew 21thn saya mau meminta suport dan duku... more..

Wellyanti Oktavia Selan Welly 19 May 2019 - 19:45:52
Selama 10tahun hidup berkeluarga, yang saya rinduk... more..

andre s 10 May 2019 - 15:07:50
Teman2 Mohon di Doakan saya memiliki kebiasaan kec... more..

Banner Mitra Agustus Week 3


7272

Banner Mitra Agustus Week 3