Fakta yang Perlu Anda Tahu Soal Kota Bersejarah Tesalonika

Fakta yang Perlu Anda Tahu Soal Kota Bersejarah Tesalonika

Lori Official Writer
18666

Kota Tesalonika tentu sangat familiar di dalam Alkitab Perjanjian Baru karena merupakan kota pertama yang menerima surat dari rasul Paulus. Kota bersejarah ini terletak di Yunani bagian utara dan dikenal sebagai kota perdagangan di Makedonia. Kota ini didirikan sekitar tahun 315 SM oleh raja Cassander (Kasandros) di dekat lokasi kota kuno Therma. Namanya diambil dari nama permaisurinya (saudari dari Iskandar Agung), Tesalonika.

Sewaktu Roma berkuasa,kota ini mengalami puncak kejayaannya. Setelah pertempuran di Filipi (42 SM), Antomius Markus melawan Kaisar Agustus. Tesalonika menjadi kota bebas (baca Kisah Para Rasul 17: 6, 8). Karena terletak pada jalan perdagangan utama, Egnatia, Tesalonika berkembang menjadi kota yang makmur.

"Orang-orang Yahudi di kota itu lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika, karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar demikian." (Kisah Para Rasul 17: 11)

Dalam perjalanan misi kedua, Paulus datang ke Tesalonika. Di antara orang Yahudi Tesalonika, Paulus mendapat tantangan saat ia memberitakan Injil. Sedangkan, di antara orang-orang non-Yahudi ia berhasil mendirikan jemaat, yaitu jemaat Tesalonika. Atas desakan orang-orang Yahudi, ia terpaksa meninggalkan kota itu (baca Kisah 13:51-52; Kisah 17: 1-9). Kunjungan kedua barangkali terjadi pada perjalanan misainya yang ketiga (Kisah 20: 1-4).

 

Baca Juga: #FaktaAlkitab: Silo, Kota Bersejarah Tempat Berdirinya Tabernakel

 

Hubungan Paulus dengan jemaat di Tesalonika tampaknya sangat dekat. Selain dua kunjungan yang tercatat di Alkitab, setidaknya ada dua surat penggembalaan yang dikirim atas namanya, yaitu 1 dan 2 Tesalonika. Bahkan, bisa dipastikan surat 1 Tesalonika yang ditulis sekitar tahun 51 Masehi itu adalah surat penggembalaan pertama Paulus.

Pada abad ke-10, Tesalonika ditaklukkan oleh bangsa Saracens, dua abad kemudian dicaplok bangsa Normandia. Namun pada abad ke-13 direbut kembali oleh kekaisaran Romawi Timur, Bynzantium. Kekaisaran ini membangun berbagai gereja yang masih berdiri hingga saat ini.

Tampaknya pemerintahan Bynzantium hanya berlangsung singkat. Hal ini dibuktikan dari penemuan adanya perubahan nama Tesalonika menjadi Tesaloniki di masa modern yang diperkirakan berlangsung sejak 1430 sampai 1912. Kota ini kemudian dikendalikan oleh kekaisaran Ottoman, Turki. Sekarang, pemerintah Yunani yang menjalankan administrasi kota setelah militer Yunani berhasil merebutnya dari Turki.

 

Baca Juga: Soe, Kota Bersejarah Indonesia Tempat Mujizat Air Berubah Jadi Anggur. Ini Ceritanya...

 

Kota berpenduduk 400 ribu jiwa ini merupakan kota terbesar setelah Athena. Kota ini dikenal sebagai kota industri penghasil logam, besi, perkapalanm tekstil, dan gandum. Salah satu warga Tesalonika yang terpandang adalah Kemal Atartuk, pendiri Negara Turki Modern.

Bagi yang tertarik dengan sejarah Makedonia sebelum periode Perjanjian Baru bisa mengunjungi Museum Arkeologis di Tesalonika dan juga sebuah museum yang terletak di Vergina, sekitar 120 km sebelah barat kota yang menampilkan makam Kerajaan Makedonia yang begitu menawan. Kota ini juga dikelilingi oleh bangunan-bangunan bersejarah Romawi yang masih ada hingga saat ini.

Apa Anda diberkati dengan artikel ini? Pembaca setia Jawaban dan mitra CBN Indonesia terkasih juga bisa lho menyaksikan fakta-fakta seputar Alkitab melalui program #FAKTAALKITAB kami klik DI SINI.

Sumber : Berbagai Sumber
Halaman :
1

Ikuti Kami