PGI Tanggapi Isu Intervensi Pemerintah dalam Pemilihan Ephorus HKBP

PGI Tanggapi Isu Intervensi Pemerintah dalam Pemilihan Ephorus HKBP

daniel.tanamal Official Writer
4194

Sekretaris Umum Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pendeta Gomar Gultom menanggapi perihal isu-isu yang mengatakan bahwa Pemerintah Republik Indonesia melakukan intervensi dalam proses dan pemilihan Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Sidang Sinode Godang (SSG) ke-63. (Baca Juga: Sidang Sinode Godang HKBP ke-63 Resmi Dibuka Hari ini)

“PGI yang pertama menolak campur tangan (intervensi) dari pemerintah ke gereja. Bukan berarti kalau ada orang HKBP kebetulan dekat dengan pemerintah lalu dicap sebagai bentuk intervensi, apa bedanya dengan seorang pengusaha yang ikut membantu calon, itu bisa disebut intervensi juga,” ujar Gomar kepada Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna Indonesia), di Sipoholon, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Selasa (13/09/2016), seperti dilaporkan kontributor Jawaban.com, Junyor Parhusip.

Lebih jauh, Gomar meminta agar setiap calon Ephorus dalam Sidang Sinode Godang HKBP ke-63 ini bersaing secara sehat dengan menunjukkan visi misinya bukan dengan menyerang dengan negative campaign calon yang lain. Salah satu dengan negative campaign yang sempat terdengar juga adalah isu mengenai korupsi yang dilakukan oleh seorang calon Ephorus. Sekum dua periode dari aras Kristen terbesar di Indonesia itu menegaskan jika ada dugaan korupsi silahkan dilaporkan kepada pihak berwenang. “Kalau ada itu buktikan dan lapor berwenang, tak elok menyerang dengan itu. Semua calon layak memimpin!,” tegasnya.

Terhadap masa depan HKBP, PGI melalui Gomar berharap HKBP menjadi gereja terbesar di Asia Tenggara dan sekaligus menjadi bagian dari anggota PGI untuk lebih menunjukkan perannya dalam pembangunan bangsa.

Dalam proses menuju Sidang Sinode Godang HKBP ke-63, persaingan diantara para calon Ephorus memang menarik untuk disimak. Empat calon Ephorus yaitu Pendeta David Sibuea, Pendeta Darwin Lumbantobing, Pendeta Saut Sirait dan juga Pendeta Robinson Butarbutar menjadi pembicaraan yang menghangat dikalangan jemaat dari Sinode terbesar se-Indonesia tersebut. (Baca Juga: Pdt. Dr. Robinson Butarbutar: Tuhan Memanggil Saya untuk Melayani)

Nama terakhir, Pendeta Robinson Butarbutar, disebut-sebut sebagai kandidat serius Ephorus HKBP periode untuk berikutnya. Disamping bahwa tiga calon lainnya mempunyai pendukung yang tidak sedikit di sinodestan Sidang Sinode Godang HKBP ke-63. (Baca Juga: Maju Jadi Calon Ephorus, Pdt. Dr. Robinson Butarbutar Andalkan Tuhan)



Sumber : Jawaban.com - Daniel Tanamal
Halaman :
1

Ikuti Kami