Bebas dari Sandera Abu Sayyaf, Yohanis Serang Bersaksi di Gereja

Nasional / 25 April 2016

Bebas dari Sandera Abu Sayyaf, Yohanis Serang Bersaksi di Gereja
Sumber: www.korankaltim.com
Lori Official Writer
15007

Yohanis Serang (34) adalah satu dari lima awak Buah Kapal (ABK) Tugboat Henry yang selamat dari sanderaan Abu Sayyaf di perairan Filipina. Selepas kepulangan Yohanis di kampung halaman, Tarakan, Provinsi Kalimantan Utara pada Sabtu, 23 April 2016, dia lalu membagikan kesaksian dalam ibadah di Gereja Toraja Jemaat Juata Tarakan di Jalan Aki Balak, Karang Anyar, Tarakan Barat pada Minggu (24/4).

Di depan jemaat gereja, Yohanis menuturkan kisah hidupnya selama berlayar dalam peristiwa pembajakan kapal Tugboat Henry di perairan Tawi-Tawi Filipina. Kesempatan itu menjadi bentuk ungkapan syukur atas kesempatan hidup yang masih Tuhan berikan. “Saya sudah ditolong Tuhan. Saya bisa selamat, terhindar dari maut. Saya sangat bersyukur. Tuhan ikut campur tangan menolong saya,” ucapnya, seperti dilansir Tribunnews.com.

Seperti diketahui, Yohanis dan awak kapal ABK TB Henry diduga dibajak kelompok Abu Sayyaf saat memasuki perairan Filipina-Malaysia, tepatnya di sekitar wilayah Tawi-Tawi. Saat itu sekelompok orang bersenjata laras panjang dan berpakaian loreng tua warna pudar tanpa penutup wajah naik ke atas kapal dan menyandera sejumlah awak kapal.

Untungnya, Yohanis berhasil menyelamatkan diri dengan melarikan diri saat kelompok tersebut mulai masuk kapal. Dia mulai bersembunyi di kamar mesin selama kelompok Abu Saayaf berada di sana. Kemudian naik ke atas kapal setelah keributan tak lagi terdengar.

Berselang 30 menit kemudian, Polisi Maritim Malaysia segera datang dan memberikan pertolongan. Saat itulah sebanyak lima awak kapal TB Henry dievakuasi, termasuk satu diantaranya tertembak di bagian dada.   

Saat ini Yohanis Serang sudah berkumpul kembali dengan istri dan kedua anaknya. Dia diketahui adalah karyawan TP Global Trans Energy yang sudah bekerja selama tiga tahun.

Sumber : Tribunnews.com/jawaban.com/ls
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?