Usai Bom Paskah, 10.000 Orang di Pakistan Terima Yesus Kristus

Usai Bom Paskah, 10.000 Orang di Pakistan Terima Yesus Kristus

daniel.tanamal Official Writer
82275


Kebangunan rohani besar-besaran kini tengah terjadi di Pakistan, negara yang masuk dalam 10 negara berbahaya bagi umat Kristen. Rally Healing Crusade yang dibawakan oleh Pendeta Anwar Fazal dari Eternal Life Ministries (ELM) setiap Rabu tiap minggunya di Lahore, telah membuat 10.000 orang menerima Yesus Kristus secara pribadi sebagai Tuhan dan Juruselamat mereka, dalam tiap malamnya. (Baca Juga: Marah Terhadap ISIS, Ribuan Orang di Irak Pilih Ikut Kristus)

Angka tersebut dinilai merupakan pertobatan paling besar yang terjadi di Pakistan, dimana diperkirakan 150.000 orang dari 200.000 orang yang hadir adalah mereka yang belum percaya Yesus. Pakistan sendiri merupakan negara mayoritas Muslim yang cukup besar dan punya hukuman yang sangat berat bagi siapapun mereka yang berpindah keyakinan. (Baca: Dengar Injil Kebenaran di Kamp Pengungsi, Anggota ISIS Bertobat)

Dalam setiap Rally seperti ini, jumlah umat Kristen Pakistan yang datang sangat tinggi, terlebih dengan gelombang penganiayaan besar yang mereka terima dan rasakan selama ini, telah membuat iman percaya mereka kepada Yesus Kristus tidak pudar, justru bertambah besar. Seruan kebebasan “Halleluya! Halleluya! Halleluya!” terus bergemuruh sepanjang pelaksanaan rally tersebut. Setiap umat nampak tenggelam dalam hadirat Tuhan, membuat mereka lupa akan serangan bom yang menewaskan puluhan orang pada Paskah lalu. (Baca: Kepada ISIS, Pastor Ini Tolak Pindah Agama dan Siap Dipenggal)

Pihak ELM mengatakan bahwa mereka terus berdoa agar setiap orang di Pakistan mengetahui Yesus Kristus sebagai jalan kebenaran dan keselamatan. Rally ini juga ditayangkan di stasiun televisi mereka bernama ISSAC TV, dimana ribuan orang Kristen Pakistan menontonnya. Saat ini stasiun televisi tersebut menjadi stasiun yang paling ditonton banyak orang di Pakistan. (Baca Juga: Negara Mayoritas Kristen Ini Dinilai Paling Sengsara Sedunia)


Sumber : christiansvoice

Ikuti Kami