Dirjen Pajak Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Dirjen Pajak Mengundurkan Diri, Ini Alasannya

Theresia Karo Karo Official Writer
3225

Direktur Jenderal Pajak Sigit Priadi Pramudito mengundurkan diri dari jabatannya sejak menyampaikan surat pengunduran diri per 1 Desember 2015. Informasi ini dibenarkan oleh Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro.

“Mulai besok sudah tidak aktif lagi, tadi pagi suratnya,” ungkap Menkeu, seperti yang dilansir dari Kompas.com (1/12).

Salah satu alasan dibalik pengunduran diri ini adalah karena Sigit merasa tidak sanggup memenuhi target penerimaan pajak yang dibebankan APBN-P 2015 sebesar Rp 1.294 triliun. “Dia mengundurkan diri. Alasannya karena menganggap tidak mampu mengejar target,” terang Menkeu.

Sementara itu, konfirmasi pengunduran diri Sigit juga tertulis dalam SMS-nya yang beredar di kalangan wartawan. “Pengunduran ini semata-mata sebagai bentuk tanggung jawab saya yang tidak berhasil memimpin DJP dalam mencapai target penerimaan pajak yang dapat ditolerir, atau di atas 85 persen.” 

Target yang harus dicapai DJP setidaknya berkisar Rp 1.099 triliun. Sedangkan menurut perhitungan Sigit, penerimaan pajak hingga akhir tahun 2015 hanya sampai 80 – 82 persen. Dan hingga 22 November 2015, realisasi pajak baru 64 persen atau Rp 828,93 triliun. 

“Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan mohon maaf selama ini. Semoga Dirjen Pajak yang akan datang bisa membawa DJP semakin jaya, kredibel, dan akuntabel,” tulisnya lagi. 

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku pesimis untuk bisa mencapai target penerimaan pajak sebesar Rp 400 triliun dalam waktu satu bulan. Namun tetap saja keputusan pengunduran Sigit ini mengejutkan. 

Jabatan Direktur Jenderal Pajak tentu tidak akan dibiarkan lowong. Menkeu telah mengangkat Staf Ahli Bidang Peraturan dan Penegakan Hukum Pajak Ken Dwijugiastiadi sebagai pelaksana tugas sementara.

Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik disini.

Sumber : Kompas/Jawaban.com by tk

Ikuti Kami