Jembatan Musa Membelah Laut Merah Jadi Wisata Populer Belanda

Travel / 30 November 2015

Kalangan Sendiri
Jembatan Musa Membelah Laut Merah Jadi Wisata Populer Belanda
Sumber: www.archiexpo.com
Lori Official Writer
6992

Nabi Musa adalah salah satu tokoh Alkitab yang dikenal luas melalui tindakannya yang begitu fenomenal saat hendak membebaskan orang-orang Israel dari Mesir. Saat Musa hendak menolong bangsa Israel bebas dari kejaran raja Firaun, Tuhan memerintahkan untuk merentangkan tongkatnya ke arah laut Merah sehingga laut terbelah menjadi dua dan air tertaham pada kedua bagiannya. Lalu orang-orang Israel mulai melewati tanah yang kering dan tiba dengan selamat menyeberangi laut (baca Keluaran 12-15).

Kisah fenomenal inilah yang kemudian diangkat oleh lembaga arsitek Belanda sebagai inspirasi membangun Jembatan Musa di Halsteren, Belanda. Jembatan itu digarap oleh lembaga arsitek RO&AD dengan membuat sebuah jembatan tepat membelah sebuah sungai.

Jembatan didesain dengan menggunakan kayu tahan air berlapis kertas timah. Tidak seperti jembatan pada umumnya, jembatan ini terbentang seperti selokan yang dibangun untuk terlihat menyatu dengan gambaran lanskapnya. Jembatan ini adalah hasil renovasi dari jalan rahasia yang menghubungkan parit pertahanan dengan benteng Roovere yang digunakan saat perang abad ke-17. Roovere adalah bagian dari garis pertahanan yang dibuat Belanda pada tahun 1622 untuk melindungi diri dari serangan Perancis dan Spanyol. Setelah lama ditelantarkan, jembatan ini kemudian direnovasi dan berubah menjadi daya tarik wisata dan rekreasi.

Uniknya, jembatan ini dipasang pompa khusus untuk mencegah genangan air saat musim hujan tiba. Menurut pihak RO&AD, pembangunan jembatan ini hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja. Hebatnya, kualitas jembatan tak perlu diragukan!

Tertarik ingin menyaksikan Jembatan Musa secara langsung?

Sumber : Berbagai Sumbers/jawaban.com/ls
Kalangan Sendiri
Halaman :
1

Apakah Anda rindu menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruslamat pribadi dalam hidup Anda?

Ikuti doa ini sekarang:
“Tuhan, saya mengakui bahwa saya orang berdosa. Saya membutuhkan Engkau. Saya percaya bahwa darahMu sanggup menghapuskan segala dosa dan kesalahanku. Saat ini, saya mengundang Engkau, Yesus Kristus, masuk dalam hati dan hidupku menjadi Tuhan dan Juruslamatku. Saya menyerahkan hidupku bagiMu dan melayaniMu. Dalam nama Yesus aku berdoa. Amin”

Apakah Anda sudah mengucapkan doa ini?
Jawaban untuk Kamu! 😊
Halo, Sahabat Jawaban!
Kami ada untuk mendengar, menjawab, mendoakan dan mendampingi perjalanan kamu.

Apa yang bisa kami bantu hari ini?