Menilik Keindahan Pulau Mandeh, Raja Ampatnya Sumatera Barat

Travel / 12 October 2015

Kalangan Sendiri

Menilik Keindahan Pulau Mandeh, Raja Ampatnya Sumatera Barat

Lori Official Writer
7002
Kawasan wisata Mandeh dengan luas 8600 hektare merupakan destinasi wisata laut yang eksotis, dengan pulau-pulau indah dan kekayaan terumbu karangnya. Kawasan ini pernah disebut-sebut oleh mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional 2012-2015, Adrianof Chaniago sejajar dengan potensi wisata Pulau Raja Ampat, Papua.  

Seperti diketahui, pulau Mandeh menyimpan beragam keindahan yang tiada tara seperti pemandangannya yang asri dan natural. Selain itu, pulau Mandeh terdiri dari jejeran pulau-pulau yang bertebaran di sekitar Samudra Hindia, persis seperti Raja Ampat. Terdapat pula spot-spot bagi para penyelam diantaranya pulau Cubadak, Pagang dan Seronjok. Keindahan biota bawah lautnya bahkan akan menambah daya tarik wisatawan karena penyelam bisa menikmati bangkai kapal Belanda yang tenggelam di kedalaman 27 meter. Sementara bagi wisatawan yang hendak snorkeling bisa menikmati aktivitas ini di pulau-pulau kecil dengan air yang tidak terlalu dalam, seperti di pulau Setan Kecil, Setan Besar dan Pulau Nyamuk.  

Keindahan pulau Mandeh tak dirangukan lagi, banyak orang bahkan menjuluki pulau ini sebagai The Paradise in the South (surga di Selatan), yang artinya di bagian selatan Provinsi Sumatera Barat. Keindahan ini bahkan mempesona Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat melakukan kunjungan kerja di Sumatera Barat akhir pekan lalu. Ia menilai kawasan wisata Pulau Mandeh bisa dikembangkan secara baik karena memiliki potensi besar untuk peningkatan ekonomi bangsa. Wisata Sumatera Barat ini akan jauh lebih potensial jika didukung oleh pengembangan berbagai wisata yang ada seperti wisata pantai, Sawahlunto, Danau Maninjau, Singkarak serta Bukit Tinggi.

Untuk itu, Presiden Jokowi berharap agar pembangunan wisata ini bisa lebih cepat dilakukan guna memanfaatkan potensi-potensi yang ada dan menunjang ekonomi maupun penghasilan warga. Senada dengan itu, Menteri Pariwisata Arief Yahya menyampaikan bahwa wisata Pulau Mandeh memang perlu dikembangkan ke arah yang lebih baik. Ia berpandangan, wisata yang satu ini masih perlu ditata dalam hal infrastruktur dan akses jalan yang lebih baik. Rencananya, pembangunan ini akan dikerjakan sama seperti Danau Toba dan Pulau Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam jangka waktu dua tahun ke depan.


Apakah artikel ini memberkati Anda? Jangan simpan untuk diri Anda sendiri. Ada banyak orang di luar sana yang belum mengenal Kasih yang Sejati. Mari berbagi dengan orang lain, agar lebih banyak orang yang akan diberkati oleh artikel-artikel di Jawaban.com seperti Anda. Caranya? Klik DI SINI.

Sumber : Bisnis.com/Kompas.com/ls
Halaman :
1

Ikuti Kami